Our Melodies

Our Melodies

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 19, 2016
Dia seorang pemain piano handal yang begitu dikenal dikalangan masyarakat. Mereka tak sengaja bertemu dalam sebuah pertemuan singkat. Pria penyuka apel dan selalu membutuhkan americano coffenya sebelum memulai penampilannya. Pria misterius yang berwajah datar. "Sedatar apapun aku, takkan pernah ada satu wanitapun yang akan meragukan penampilanku diatas pentas." Pria itu menyeringai sambil menggigit buah apelnya dan menyedot americano coffe kesukaannya.
All Rights Reserved
#2
ours
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRY
  • I Latte You
  • Interaksi Takdir (Lengkap versi Wattpad)
  • Ex or New? [REVISI]
  • Secret In Paris ✔️
  • Hyacinth
  • Maya
  • Reason
  • Become Baby Boy✓
  • Harmony in disguise
TRY

Cover by @aynunsuci Di sebuah cafe ada seorang gadis remaja duduk sendirian seakan sedang menunggu seseorang tapi entah siapa?. Dengan keadaan cafe yang cukup penuh dengan orang-orang yang sedang bermain game P*BG, gadis itu seakan tak betah lama-lama berada di tempat ia duduk. berulang kali ia melihat jam Handphone nya yang telah menunjukkan 20 menit ia menunggu tapi belum juga seseorang yang ia tunggu datang. Tak lama kemudian ia mendengar suara seseorang yang memanggilnya dari arah pintu masuk. "Mel, Amel.....". Gadis itu pun segera menoleh kan wajahnya ke arah belakang tapi, dengan cepat tangan seseorang itu menutupi kedua kelopak mata gadis ini. Disaat gadis remaja ini akan melepaskan kedua tangan seseorang itu dari kelopak matanya. Ia mencium aroma bau yang sudah familiar di penciumannya. Aromanya seperti bau minyak gorengan dicampur dengan upil gajah. Dan dengan sigap Gadis remaja ini memegang erat tangan seseorang itu dan segera melepaskan kedua tangan yang menutupi kelopak matanya . Setelah tangan itu terlepas ia langsung melihat siapa pemilik tangan upil gajah itu. Dan benar pemilik tangan itu adalah Si Bulet eh maksudnya tangan Delia Delia adalah temen akrabnya Amel ( Gadis remaja). Dan Amel pun langsung mengerutkan kening datarnya itu yang seakan sedang mencerminkan sikap heran melihat si Delia yang sedang tertawa seperti anak TK Paud. Ok guys___ ceritanya akan di usahain Up terus... Dannnnnnn!!!! Mohon maaf jika ceritanya agak sedikit Gaje (Gak Jelas). Dikarenakan aku sendiri baru belajar membuat cerita..--- Mangat Bacanya... Go.. go.. go..

More details
WpActionLinkContent Guidelines