Reina Putri Alfath

Reina Putri Alfath

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 22, 2017
Perempuan yang selalu manja pada Abangnya dan selalu dimanjakan harta oleh papahnya. Dibalik itu ia harus menerima ibu tiri dan saudara tirinya yang tidak pernah ia inginkan atau bahkan mimpikan. Ia dipaksa oleh papah nya dijodohkan oleh lelaki bernama Kenza Purwanegara. Lelaki keturunan Indo-Singapore. Mempunyai postur tubuhnya yang tinggi. Alisnya yang tebal. Bulu mata yang lentik. Bola mata abu-abu. Hidung yang mancung kayak perosotan tk. Pipi yang tirus. Bibir tipis. Lesung pipi yang tercetak jelas ketika senyum. Dan rahang yang gagah menambahkan ketampanan Kenza. Akankah Reina Putri Alfath menerima atau menolak? Baca terus ya guyss... __________ Ini cerita tentang Reina yaa.. Jadi gak ada tuh 'Kenza pov' 'Author pov' '.... pov' mungkin ini semua bakal author pov semua sih.. Tapi kegiatan yang berhubungan dengan Reina yaa.. ⚠ada kata-kata vulgarnya! Bagi yang dibawah umur dilarang untuk membacanya!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Help Me! (18+ / Ended)
  • Suamiku Pria Lumpuh
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • ALGASYA ; STEP BROTHER
  • Step Brother's Obsession (COMPLETED)
  • KEENAN [END]
  • ✔ After listening to the broadcast barrage, she was stunned
  • Rendra & Lila [END]
  • Si Tomboy Rindy Dan Si Bule Han's

Cerita ini hanya berpusat pada Kenzi Miyamura Kenzi sangat membenci ibu tirinya itu, ia slalu bersikap kasar dan tak pernah sekali pun menghormatinya. Hingga suatu hari, Kenzi yang bermaksud untuk mendorong Hana, ibu tirinya, agar menjauh darinya, justru membuat Hana mengalami pendarahan dan keguguran. Bayang bayang kejadian itu slalu menghantui hari harinya, Kenzi hidup dengan depresi yang cukup besar. Terlebih lagi julukan pembunuh yang di lontarkan Hana terus mengiang di dalam otaknya. Kenzi merasa lelah dan juga sakit, ia membutuhkan maaf dari Hana agar hidupnya kembali normal. Tapi Hana atau pun ayah kandung Kenzi, sudah tak ingin lagi melihatnya atau mendengar suaranya. Kenzi merasa tenggelam pada lautan yang sangat dalam, membuatnya merasa sesak. Ia butuh pertolongan orang lain yang bisa membuatnya keluar dari belenggu tersebut. Dan pada saat itu, hanya kakaknya seorang yang masih perduli terhadapnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines