D E T A K

D E T A K

  • WpView
    LECTURAS 2,230,242
  • WpVote
    Votos 112,704
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadConcluida dom, ago 2, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
"Bran, kayaknya cicilan apartmen, kartu kredit, sama mobil gue bisa membantu lo mengurangi nominal tabungan lo yang makin meluber." "Boleh juga, gue udah bingung mau sedekah ke mana lagi. Tapi gimana caranya?" "Ya, kita nikah." "Nikah ya? Hmmm... gue juga sebenernya bingung mau nitip benih di mana. Dan kayaknya gen lu bagus." "Jelas. Kualitas import. Jadi, fix nikah?" "Serius nikah sama lo, Kil?" --- "Gila ya, Nu. Lo main sama mayat hidup?" "Kil... itu... aku... sebenernya," "Terus lo buang di dalam?" "Iya." "Ya udah. Pulang sana." "Hah?" "Pulang sana, lo mau apa emang? Gue mewek ngerengek? "Aku mau kita nikah, Kil." ----
Todos los derechos reservados
#89
matre
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Crazy Marriage
  • Bukan ZONK!
  • Eleftheria
  • DikaRanggi
  • Married For Babies (Tamat)(Pindah Ke Dream)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Way To You (END)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Where's Home
  • JODOH salah ngomong

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido