Sajak Pengantar Kata

Sajak Pengantar Kata

  • WpView
    Reads 782
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 2, 2017
Saat diri ini berada pada sunyi, bergantung pada kesepian. Lalu diterjemahkan oleh pikiran, sebagai kata yang terlukiskan dalam keindahan. Sekarang kau akan tau. Apa yang dirasakan sang penulis dalam dirinya, juga hatinya. Karna kata tak pernah berdusta. Ia tak pernah sudi untuk menipu pembacanya. Jadi ayo buka. Lantas baca isinya dengan seksama. -Terima Kasih-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can You Give Me One More Chanche
  • Rintik Rindu
  • Diam
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Perihku Ditinggalkan
  • 10 Detik, Goodbye!
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • KONSEKUENSI HATI
  • Rangkaian Aksara

Aku hanya lupa bagaimana caranya menyatakan cinta... dan menjaga hatinya. ~rendy *** "buku ini, menceritakan kisah sebuah hati yang mengalami rasa sakit berkali-kali, hancur berkeping berulang kali, tapi tidak pernah menyerah untuk mencintai. Intinya hati kita itu kuat buat melakukan itu semua, cuma mungkin karna kita merasa tidak kuat menahan rasa sakit nya... kita menyerah gitu saja. Padahal masih ada kesempatan, inti dari cerita ini adalah kisah sebuah hati yang membutuhkan kesempatan." Jawab ku mengakhiri pertanyaan sang wartawan itu. kini semua nya berdiri dan memberikan tepuk tangan pada ku. Tapi satu-satu nya objek yang berulang kali aku tatap adalah gadis itu. sejak dulu aku tidak pernah bisa mengalihkan tatapan ku dari nya, kini itu pun terulang lagi. Ya Tuhan, jagalah kebahagiaan nya untuk ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines