Destiny (Hiatus)

Destiny (Hiatus)

  • WpView
    Reads 47,309
  • WpVote
    Votes 4,526
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2022
Semua karakter 'shingeki no kyojin' yang saya gunakan di fic ini, milik Hajime Isayama. Saya hanya meminjam karakternya saja. Pairing: RivaEre/RiRen Rate: M Warning: boyxboy/yaoi, romance, Mpreg, typos Ditinggalkan oleh sang suami, mendapat kecelakaan sehingga kehilangan satu orang anaknya, hingga kematian kakeknya yang baru diketahui keberadaannya. Itulah takdir yang dituliskan pada kehidupan seorang Eren Jaeger dimasa lalunya, masa-masa yang sangat sulit. Setelah hampir enam tahun lamanya, Eren merasa takdir kembali mempermainkan hatinya, dengan membuatnya kembali bertemu dengan sang 'mantan suami' Rivaille Ackerman. Summary gagal -.- ga pinter bikin summary
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Need You, Again! || END
  • Deja Vu
  • I Thought About You Again [Rivaere] ✔️
  • Pancreas [Levi X Reader]
  • Eternal Monochrome Series : Promise In the Past || END
  • WAVE
  • Bukan Iblis, Dia Malaikat! || END
  • Forgive Me | Riren [COMMISION]
  • Secret
  • L💔VE and PAIN ✔

Need You, Again! Shingeki no Kyoujin © Isayama Hajime Rivaille Ackerman x Eren Jaeger #Riren# Rate : T Warning : Shounen-ai, BL, Yaoi, bahasa amburadul, typo bertebaran, mengandung unsur dewasa dan kekerasan, homophobic jangan baca!!! Kebodohanku membuatmu pergi, Egoku membuatku terlambat menyadari, betapa aku membutuhkan sosokmu. Saat kusadari, kau sudah tak disisiku lagi. Akan ku buat kau kembali padaku, apapun yang terjadi. - Rivaille Ackerman. Aku yang memulai, Aku juga yang terjatuh. Maafkan aku, telah menyeretmu dalam jurang masalah. Maafkan aku, karena terjatuh dalam pesonamu. Aku akan menjauh sesuai janjiku. Terima kasih atas kado kecil yang kau berikan padaku, meski kau tak pernah menyadari tlah memberikannya padaku. - Eren Jaeger. Permainan kecil yang kami buat, hanya untuk kebahagiaan kalian. Kami akan jadi pemandu menuju akhir yang bahagia. Maafkan kami yang melibatkan kalian dalam permainan kami, Papa, Ayah. - Revi Jaeger dan Veren Jaeger.

More details
WpActionLinkContent Guidelines