You and The War in My Mind

You and The War in My Mind

  • WpView
    GELESEN 229
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 22
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Di., Aug. 8, 2017
Curahan hati serta keluh kesah tentang dirimu dan chaos dalam pikiranku Lihat apa yang telah kau perbuat padaku. Kudedikasikan khusus untukmu bangsat :) Happy reading!! Jangan lupa untuk vote, comment dan share ke temen, sahabat, pacar, ttm, simpanan, gebetan, opa, oma, anak tetangga, janitor sekolah, ibu kantin... Siapa aja deh! Dukung eike #anakgalau #punyakarya
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Sajak Sang Pemimpi
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Sampai Sini [End]
  • BAPER {SELESAI}
  • Aksara Tak Bertuan
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • ARLANDIRA (TAMAT)
  • Cinta Wanita Simpanan
  • Quotes Inspiration ✔

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien