Your Sweet Proposal

Your Sweet Proposal

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 15, 2018
Desember, bulan itu bukan akhir dari cerita ini. Itu bulan di mana skenario pertemuanku dengan laki-laki itu. Aku suka semua hal darinya, apalagi suaranya. Entahlah, kudengar itu menenangkan. Bahkan sebelum pertemuan. Aku berusaha menjaga perasaan ini. Perasaan yang entah apa itu namanya, tetap saja rasa. Dia berbeda, bahkan sangat berbeda dari Kent. Tak ada maksud untuk membandingkan, hanya saja... ya itulah adanya. Kehadirannya membawa banyak perubahan dalam hidupku. Namun, jarak membuat kita belum dapat bertemu. Kita tetap bersabar, sembari terus belajar memperbaiki diriku. Masalah jarak dan waktu adalah hal sederhana, tapi kalian pasti tau bagaimana rasanya. Apalagi bila ingat rindu... Saat rindu datang, aku hanya bisa memperbanyak istighfar. Hehehe... Hingga pada suatu hari, Allah menakdirkan kita untuk bertemu. Melewati sekian banyak proposal pertemuanku dengannya yang belum dikabulkan. Tapi dia malah minta ijab kabul disegerakan.
All Rights Reserved
#13
mellyana21
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful Sunset
  • Love Setan(FINISH)
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • [1] Dhiafakhri&Dzirafakhri [COMPLETED]
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)
  • Turn into Reality [TAMAT]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines