Story cover for The Unseen by Auguste1995
The Unseen
  • WpView
    Reads 365
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 365
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 25
Complete, First published Dec 21, 2016
"Hei, kau," terdengar suara  parau yang menggapai gendang telinga Sarah.
Wanita itu lagi tepat di hadapannya.
"Kau sudah tepati janjimu," lanjutnya lagi.
Sarah mengangguk.
"Bisakah kau lihat luka yang masih menghiasi lehermu?" tanyanya.
Sarah mengangguk. "Tapi aku kan belum membunuh orang itu,"
"Kau akan," katanya dengan menjulurkan tangan menyentuh luka Sarah. "Kau akan," ulangnya lagi. Lalu wanita itu pergi.
All Rights Reserved
Sign up to add The Unseen to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
TAK KASAT MATA -SELESAI- by lalalala_yuu
33 parts Complete
Bangunan sekolah megah itu, siapa yang sangka menyimpan kisah kelam yang terjadi di beberapa tahun silam. Dan kini, kejadian yang sama kembali terulang. Murid mati. Bunuh diri. Tubuhnya jatuh tergeletak penuh darah tepat dihadapan Bella dan Leo. Dua orang itu terkesiap. Jantung Bella berdesir. Tangannya terkepal erat. kakinya melemah. Terlambat sedetik saja Leo menolong, gadis itu akan terkapar dilantai seperti mayat dihadapannya. Ada hal yang janggal dengan bunuh diri itu. Sebelum murid bernama Tamara itu benar-benar kehilangan nyawa, netranya sempat beradu tatap dengan Bella. Mulutnya bergerak-gerak, seperti ingin mengatakan sesuatu, namun Bella sama sekali tidak mengerti apa maksudnya. Tetapi, satu hal yang pasti. Setelah insiden bunuh diri itu terjadi, kehidupan Bella dan Leo tidak lagi sama seperti sebelumnya. Apa sebenarnya yang terjadi?. Bagaimana awal mula terjadinya bunuh diri itu?. Ada hal tersembunyi apa antara Bella, Leo, dan Tamara sampai sosok gadis itu meneror keduanya?. **** "lo udah gila ya neriakan Tasya kaya gitu?!" omel Leo. Alvin dan Julian saling bertukar pandang. Tidak biasanya Leo mengomel seperti sekarang. "nggak ada yang neriakin kak Tasya" sangkal Bella. "terus itu tadi apa?. Hantu?" "iya" **** "tadi itu bukan kak Tasya" ucap Bella lagi. "tapi Tamara" "Tamara?" ulang Julian. "murid yang bunuh diri kemarin?" "iya kak" "kok bisa??" dahi Julian mengkerut. Tidak butuh waktu lama baginya untuk percaya dengan Bella. Wajah pucat gadis itu sudah megambarkan kebenaran dari ucapannya yang barusan. "gue juga nggak tau" **** "jadi, maksudnya, bisa aja sekarang kita berdua lagi diikuti sosok Tamara??" "nggak tau. Tapi, kalau lo penasaran, kita bisa pergi ke rumah teman gue siang nanti" ****
You may also like
Slide 1 of 9
Menjaga Monster cover
Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah cover
DESA SETAN cover
Rumah Arwah Pengantin cover
Tingkah Aneh Istriku (Season 2 Coming) cover
Mini CreepyPasta cover
Gallery Of Dream | TAMAT cover
TAK KASAT MATA -SELESAI- cover
SARAH cover

Menjaga Monster

26 parts Complete Mature

Tiga tahun yang lalu, ia hampir mati di tangannya. Sebuah permainan kejam yang seharusnya berakhir dengan kematiannya sendiri-namun takdir punya rencana lain. Sekarang, ia telah merawatnya selama tiga tahun. Bukan karena belas kasihan, bukan karena cinta, tetapi karena rasa takut yang tak pernah surut. Setiap hari ia berdoa agar pria itu tetap terlelap dalam tidurnya yang panjang, agar monster itu tidak pernah bangun kembali. Tapi suatu pagi, mata pria itu terbuka. Pandangannya kosong, penuh kebingungan. Dan kata pertama yang keluar dari bibirnya adalah, "Sayang... Apa yang terjadi padaku?" Dunia wanita itu runtuh seketika. ---- Cerita sudah Tamat