We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kita Itu Njelimet

Kita Itu Njelimet

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Nabila, gadis cantik berumur 16 tahun yang berjuang menjalani pahitnya hidup. Mencoba mencari jati dirinya yang hilang dari ingatannya. Mencoba menemukan jawaban mengenai rahasia hidupnya. Hidupnya yang tenang seakan berubah begitu ia bertemu dengan Dimas yang mengaku sebagai abangnya. Kemunculan Dimas merangsang kenangan dan ingatan yang sudah lama Nabila kubur dalam-dalam perlahan mulai menghantuinya kembali. Kejadian-kejadian yang tak diinginkannya juga mulai datang seraya munculnya sosok Satrio. Ayah dari Nabila. Nabila yang tersakiti mulai jatuh cinta kepada Dimas yang selalu berusaha melindunginya. Dan bagi Nabila, kata 'kita' itu ternyata Njelimet!
All Rights Reserved
#270
teenager
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Gravity
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Love's Destiny
  • Putih Biru Dongker [END]
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • Love Me, Please! [END]
  • Together for Love
  • A Story Never Told [21+]

"Seperti gravitasi, sesuatu telah menarikmu tanpa peringatan-menarikmu ke dalam lingkup hadirnya, sebelum kau sempat menyadarinya" Your Gravity Teenlit, School life Romance story by Jiouneys ----- Lydia sebenarnya tidak begitu mengenal teman sekelasnya, Satria. Kejadian kecil di awal tahun ajaran bahkan sempat membuat mereka berselisih paham. Hanya saja kejadian-kejadian berikutnya selalu menggiring Lydia untuk kembali berinteraksi dengannya. Sampai suatu ketika, Lydia menemukan bahwa mereka bertetangga. Tentu sulit bagi Lydia untuk menghindari interaksi-interaksi kecil antar tetangga sehingga mau tak mau garis interaksi itu telah menuntunnya mengenal lebih jauh sosok Satria yang sesungguhnya. Satria sendiri terbiasa tidak peduli dengan sekitarnya. Sampai pada tahun ketiga sekolah menengah, ia tetap konsisten untuk tidak terlibat dengan apapun. Namun kehadiran Lydia dalam lingkup kecil kehidupannya telah membawa begitu banyak kejutan. Mulai dari hal kecil yang mampu mengharukan, hingga suatu rasa di luar nalar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines