ðððððð ððððððð; ð. ðð¢ðð§ð°ðº
âðððð« ðð² ðð«ððð§, ðð«ðððš ððð¥ððšð²,
ã
ۋ
ۋ
€ðð§ ð°ð¯ððº ðºð°ð¶ ð¬ð¯ðŠðž, ðºð°ð¶ ð¢ð³ðŠ ðµð©ðŠ ð°ð¯ðŠ ð ð€ð¢ð¯ð¯ð°ðµ ðŽðµð°ð± ðð°ð·ðªð¯ðš, ð¯ð° ð®ð¢ðµðµðŠð³ ð©ð°ðž ð®ð¢ð¯ðº ðµðªð®ðŠðŽ ð ð³ðŠð®ðªð¯ð¥ ð®ðºðŽðŠðð§ ðµð©ð¢ðµ ð ðŽð©ð°ð¶ðð¥.
ã
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
€ ððªðµð© ðð°ð·ðŠ, ã
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
€ ðµððð, ðððð ðððžððð ð¶ð¹ððŸððð â
ã
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
ۋ
€ ââââàšà§ââââ
Di antara aroma kertas tua dan pita biru lonceng, [Name] Venrost menitipkan rahasia yang tak berani ia ucapkan: ia mencintai Draco Malfoy, sang perundung yang dingin. Baginya, perasaan ini adalah kecelakaan indah sekaligus luka yang ia siapkan sendiri. Ia takut menuangkan segalanya ke hati yang rapuh, hanya untuk berakhir memeluk pecahannya sendirian.
Bagi Draco, surat-surat itu awalnya hanyalah distraksi yang menggelikan. Namun, tinta yang menyelinap di malam-malam sunyi mulai meruntuhkan dinding angkuhnya. Ia tahu perasaan adalah kelemahan, dan ia harus menjauh. Tapi ia tak pernah belajar cara melepas seseorang yang, tanpa sadar, telah menjadi satu-satunya alasan ia bertahan.
Dua jiwa, dua arah yang berlawanan, namun menuju muara yang sama. Sebuah kisah tentang bagaimana cemoohan berubah menjadi permohonan yang paling rapuh.
"ð«ðð'ð ððððð ðð. ð° ðððð
ððð."