OMBROPHOBIA

OMBROPHOBIA

  • WpView
    Reads 312,183
  • WpVote
    Votes 27,539
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 25, 2021
WpInfo
Fanfic
⚠️CHAPTER GENAP DI CERITA INI DI PRIVATE⚠️ [COMPLETED] "Cowok nyebelin kayak lo ternyata mengidap ombrophobia, ya? Bisa turun deh pamor lo, kalo satu sekolahan tau," ujar Prilly sambil tertawa mengejek meninggalkan Ali dalam keadaan meringkuk kedinginan di tengah derasnya hujan. Setelah Prilly melangkah pergi menjauh, dalam hatinya ada rasa tak tega meninggalkan Ali yang sedang melawan phobianya. Prilly dapat melihat jelas betapa takutnya Ali saat mendengar suara petir dan halilintar menyatu, ditambah lagi tetesan air hujan yang turun deras. Kemudian, Prilly berbalik dan berlari sekencang mungkin menghampiri Ali yang meringkuk bagai janin di tepi jalanan. Prilly melepas rompinya sigap dan segera memayungi Ali dengan rompinya. Semenyebalkan apapun Ali padanya, tetaplah Prilly tidak tega melihat ketakutan besar dalam bola mata Ali. Siapa yang menyangka Ketua OSIS rupawan dan idaman banyak orang, ternyata mengidap ombrophobia? Dan yang mengetahui hal itu hanyalah Ratu Tukang Bully. Entah apa yang akan terjadi hari esok saat Prilly mengetahui Ali mengidap ombrophobia; ketakutan besar pada hujan. Mungkinkah esoknya Ali akan menjadi target bully-an atau malah Prilly akan selalu melindungi Ali dari hujan? Karena bagi Prilly; Saat hujan, kenangan dan harapan melebur menjadi satu. Ikuti kisah selengkapnya..!
All Rights Reserved
#226
aliandoprilly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Belatedly Love You 1 & 2
  • Dia Bahagiaku
  • All About Us (COMPLETED)
  • Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
  • Janji Ali Untuk Prilly
  • Can I've Your Heart? [COMPLETED]
  • Stay (Away)
  • Cewek Tomboy Is Perfect
  • Fragile
  • KETUA OSIS

SUDAH TERBIT!!! Chapter 1-22 (versi 1) | Chapter 23-selesai (versi 2). Ini lebih mirip kisah klasik mungkin. Tentang mereka yang terpaksa terikat janji pernikahan karena dijodohkan kemudian timbul berlarut-larut luka karena merasa tidak hidup layaknya keluarga diluar sana. Rasanya hambar bagi Prilly. Bahkan lebih dari itu. Ia jatuh cinta sendirian ditambah lagi harus menerima fakta bahwa Ali mencintai wanita lain. Ia terus sabar waktu di salah-salahkan, dihina, serta direndahkan. Biar begitu, ia tetap jatuh cinta, ia juga tidak tahu kenapa. "Ya selama ini Gue nggak pernah ngerasain aja peran Gue sebagai istri. Malah Gue merasa peran Gue hanya sebagai asisten rumah tangga yang tiap hari layanin Lo tanpa dipandang sedikitpun. Gue janji, setelah dia lahir, Gue yang bakal akhirin hubungan ini. Walaupun nanti orang tua kita akan kecewa." [Prillya Al-Meera] "Kita menikah atas dasar perjodohan, dan Gua belum bisa mencintai Lo. Gua berusaha untuk belajar, tapi kenangan terus memaksa Gua untuk terus terobsesi pada masa lalu." [Ali Fayyad Alankar] Hingga tanpa sadar, Ali mulai mencintai Prilly. Ini diluar dugaannya, bahwa kebenciannya akan menariknya untuk mencintai Prilly lebih dari apapun. Meski terlambat... #15 in Fanfiction [30 Maret 2018] #19 in Fanfiction [22 Maret 2018] #24 in Fanfiction [14 Maret 2018]

More details
WpActionLinkContent Guidelines