Secret Admirer

Secret Admirer

  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 9, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Satu, cara berjalanmu yang sedikit canggung itu... Dua, ketika kamu merapikan rambutmu yang sedikit berantakan... Tiga, tanganmu yang sangat sempurna... Empat, senyum dan tawamu yang selalu menyinari hari-hariku... Lima, matamu yang hangat dan selalu menatap orang lain dengan ramah... Lima hal yang menjadi awal aku jatuh cinta kepadamu. Aku ingin menjadi seseorang yang selalu mendampingimu, tapi apa daya aku hanyalah seseorang yang tidak kau anggap lebih dari sekedar teman...
All Rights Reserved
#919
indonesian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Secret Admirer
  • Friend Zone [COMPLETED]
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • Shivviness[END]
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Disaster In Feelings
  • Secret Admirer
  • JUST ADMIRER
  • Secret Admirer (TAMAT)

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines