We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ali
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 3, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Pernah berpikir bagaimana kehidupan anak-anak jalanan? Atau bagaimana kisah mereka hingga sampai dikehidupan jalanan? Perkenalkan Ali, lebih tepatnya Rahman Ali. Anak tangguh yang mempunyai kisah hidup yang.. berbeda dengan anak lain. Entah sial atau beruntung nasibnya. Tapi bagaimanapun kondisinya, ia bisa menjalaninya dengan cukup baik. Anak jalanan yang sering kalian lihat di pinggir jalan, lampu merah, perempatan atau disudut kota sekalipun tentu punya cerita sendiri. Penasaran?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Petrichor
  • TENTANG KITA
  • kisah kita
  • RAGARA [ on going ]
  • Cinta Dalam Doa
  • THE CLIMB [Completed]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Eliinaa
  • M E M O R Y  (On Going)
Petrichor

Uang adalah sumber kebahagiaan, uang adalah segalanya. Bulshitt!! Aku tidak pernah meminta kedua orang tuaku untuk bekerja segila ini untuk bisa mewujudkan semua keinginanku. Cukup mereka selalu ada di sisiku saja itu sudah membuatku senang. Munafik jika aku tidak memerlukan uang mereka. Tapi bukan begini caranya. Apakah mereka lupa bahwa ada aku yang selalu menunggu mereka menghabiskan waktu bersamaku? Bahkan, pembantu di rumahku lebih cocok di panggil sebagai orang tua. Disaat orang lain menghabiskan hari liburnya dengan orang tua mereka, aku hanya bisa menampilkan senyum getir tanpa bisa merasakan kesenangan itu. Ini hanyalah wish yang sangat mudah untuk di wujudkan. Akan tetapi mengapa terasa sangat sulit bagi mereka untuk bisa mengabulkannya. Sikap mereka yang seperti itu tak ayal membuatku menjauhi mereka. Sebisa mungkin, tidak berinteraksi pada keduanya. Mungkin dengan cara ini mereka bisa mengerti. Berbagi cerita pada Bunda, di ratu kan oleh Ayah, menghabiskan waktu bersama keduanya. Aku harap semuanya akan terwujud. Teman, kekasih dan lainnya, bahkan belum bisa membantuku menutupi semua luka ini. Hingga..... Kejadian itu membuatku kembali merasakan apa itu sakit dan kehilangan. Benar, yang bisa membuatku tenang hanya..... Petrichor.... . . . . . Warning!!! Cerita ini murni atas pemikiran saya sendiri tanpa ada copy dari cerita lain. Mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, atau lainnya. Harap untuk tidak plagiat cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines