Story cover for Hear Me, Please by Sonyaidr12
Hear Me, Please
  • WpView
    MGA BUMASA 903
  • WpVote
    Mga Boto 78
  • WpPart
    Mga Parte 6
  • WpView
    MGA BUMASA 903
  • WpVote
    Mga Boto 78
  • WpPart
    Mga Parte 6
Ongoing, Unang na-publish Dec 24, 2016
Yang sulit itu bukan memilih. Tapi bertahan pada pilihan itu.

♥♥

Ashilla Wulandari.
Gadis gamers. Suka warna-warna klasik. Perempuan dengan seribu kepribadian. 

Fajar Pranata.
Cowok putih kelahiran Dubai. Kekasih Shilla.

M Nur Yahya.
Putra tunggal kepala sekolah, tertarik pada wanita yang sudah memiliki pacar (Shilla).

♥♥

Seenggaknya jangan buat gue ngerasa nyaman kalo akhirnya gue bakalan lo tinggalin gitu aja -Agita Rahma (Cewek Judo)

Sesuatu yang berlebihan pada akhirnya akan terasa membosankan -Ashilla

Kalo sayang ga akan tergoda sama seberapapun menariknya si penggoda -Miranda Zahwa
All Rights Reserved
Sign up to add Hear Me, Please to your library and receive updates
o
#196kiss
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
NAUSY cover
Kayla cover
Love You My Troublemaker (COMPLETED)  cover
How to Burn the Bad Boy (END) cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
AQILA [end] cover
My Annoying Man cover
ASMARALOKA cover
KEKI [Sudah Terbit] cover

Nissa & Nathan (COMPLETED)

36 mga parte Kumpleto

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.