Memeluk Senja

Memeluk Senja

  • WpView
    Reads 918
  • WpVote
    Votes 248
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 1, 2017
[ AKAN DIREVISI SETELAH CERITA SELESAI ] Aku sama sekali tidak pernah membenci senja. Sungguh! Aku jatuh cinta pada senja kala itu, karenanya aku percaya bahwa cinta itu benar ada. Aku jatuh cinta pada senja kala itu, karenanya persahabatanku dengan dia menjadi sempurna. Tapi untuk kali ini, apa aku boleh membenci senja? Karena dia pula kini keduanya terenggut dariku. Sekaligus. -- Faradea Adhisti -- Ini tentang kisah yang terjadi dibawah langit senja ibu kota. Tentang untaian kata yang tak pernah terucap... Tentang pengorbanan demi sebuah keputusan... Tentang harapan yang datang diantara keputusasaan... Dan tentang sebuah rasa, yang menjadi alasan untuk tetap bertahan hidup. Nathan tidak pernah menyangka perasaannya akan tumbuh lebih jauh pada sahabatnya sendiri. Bahkan kepada sahabat yang tidak pernah tau soal perasaannya. Menurutnya, biar saja Dea tidak tau perasaannya, karena jika Dea tau, bisa jadi justru akan membuat Dea jauh. Asal selalu bisa ada didekat Dea, itu sudah cukup baginya. Awalnya Yoga hanya berniat membalaskan dendamnya pada Nathan. Menurutnya, mungkin dengan menggunakan Dea sebagai umpan, dapat membuat Nathan semakin terpuruk. Tapi ketika dilihatnya tawa lepas cewek itu dibawah terpaan sinar senja, kenapa hatinya jadi selalu merasa gelisah? Sebuah kisah klasik. Tentang persahabatan, dan cinta yang menyeruak diantara keduanya. Mungkin telinga dan matamu sudah bosan mendengar kisah ini. Tapi percayalah, bagi Dea, ini adalah cerita yang amat pelik dalam hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Catatan Tentang Hujan
  • Hate Becomes Love [TAMAT]
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • ALDEN'S (Selesai)
  • Dear London [COMPLETED]
  • Prestige
  • ALANA [LENGKAP]
  • FRIENDzone (Completed)

Hai readers! Aku mau kasih tau kalau "Nyaman" lagi direvisi dulu huhuhu. Karena, ceritanya yang kurang tepat waktu itu ((kayaknya aku masih gajelas, sekarang juga)). Jadi, aku mohon kalau kalian bacanya agak gak nyambung atau kok aneh sih? Lah? Gitu, itu artinya bagian belum di revisi ya. Makasih udah yang mau mengerti aku, semoga kalian dimengerti oleh mas crush, ya! Hehe. Sorry buat readers lama, semoga kalian masih mau baca story ini dan enjoy. Temenin aku sampai selesai buat ini ya, makasi banyak banyak sekali lagi. --------- "Gue punya tebak-tebakan nih." Sahut Keenan di sambungan telpon itu. Terdengar Jasmine mendengus, "Apa?" "Nasi, Nasi apa yang bikin gue seneng?" "Nasi goreng?" "Salah." "Nasi kuning?" "Salah." "Nasi kuc-" "Udahlah, nyerah aja." "Oke, apa?" "When nasi your smile." Keenan terkekeh, diikuti oleh Jasmine. "Ngeselin." Salam hangat, Sean Keenandra Maulana & Jasmine Ameera Agusta. [COMPLETE] Jangan lupa vote dan comment, saya butuh kritik saran dan dukungan dari kalian. Terima kasih readers. Start, 8 Oktober 2017. ©Jane. ‛‛Cover illustration ; Pinterest. ‛‛Cover by @Janeamat_ [Me] BERKARYA ITU TIDAK MUDAH, TOLONG JANGAN MENJIPLAK KARYA SAYA. TERIMA KASIH

More details
WpActionLinkContent Guidelines