Story cover for Coffee Break by Rahmi_alidris
Coffee Break
  • WpView
    Reads 1,332
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1,332
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 24, 2016
"Ketahuilah, Nak, hidup ini tidak pernah tentang mengalahkan siapa pun. Hidup ini hanya tentang kedamaian di hatimu. Saat kau mampu berdamai, maka saat itulah kau telah memenangkang seluruh pertarungan."
By:Tuanku Imam
Pulang_Tere Liye (Hal 340)

"....Bagi yang tengah jatuh cinta, waktu mengisi relung dada mereka dengan kegembiraan, sekaligus kecemasan. Karena teristimewa untuk cinta, waktu menjelma menjadi jerat. Semakin cinta melekat, semakin kuat waktu menjerat. Jika cinta lama itu menukik, jerat itu mencekik."
By: Ikal
Padang Bulan_Andrea Hirata(Hal 99-100)
.......

***
Hanya sekedar kumpulan beberapa Quotes  dan Dialog yang saya suka dari beberapa Novel yang pernah saya baca. 
Silahkan dinikmati sambil meminum kopi atau teh hangat di saat santai Anda.
Semoga dapat memberikan Inspirasi dan Bermanfaat.

Salam Manis dari Rahmi16 :)
All Rights Reserved
Sign up to add Coffee Break to your library and receive updates
or
#363writing
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] by Baits_
36 parts Complete
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
PLUTO by DerenxaZilantov
11 parts Complete
Ini kisah ku... Kisah kasih ku dan Ini tentang luka ku. "cinta akan datang pada dia yang masih berharap" Pfft... kata dan makna itu hanya HOAX!!! Menunggu? Hanya menyisakan luka. Berharap? Hanya meninggal kan bekas luka. Menyayangi? Hanya menbuat hati perih. Berawal dari sebuah perkenalan dan berakhir dengan perpisahan. My heart... Tidak akan ada yang akan mengerti dengan perasaan ku. Kepada siapa aku akan bersandar? Kehati siapa hati ku akan berlabuh? Tubuh siapa yang mau melindungi ku? Aku ingin berteriak! Kenapa aku bisa menyayanginya? Bagaimana cara 'tuk berhenti memikirkan nya? terlalu banyak pertanyaan dan pernyataan yang mengisi pikiran ku. Aku selalu meyakinkan hati, bahwa sebentar lagi dia akan tiba. Pahlawanmu akan datang, pangeran mu akan datang menjemput mu, cinta mu akan datang pada pemilik nya. Namun keyakinan itu mulai goyah... Hati Ini sudah lelah menanti, hati ku sudah kadarluasa bila dia sudah mendapat kan karma, dan muncul pertanyaan yang begitu menonjol. LUPAKAN ATAU BERTAHAN? Forget It Or Hang On ========================== Seorang gadis SMA yang baru memasuki kelas XI Ipa 2 mengalami 'First Sight Love' pada saat ajang perkenalan diri. Berawal dari perasaan kagum tumbuh menjadi benih cinta yang tak terelakkan. Bahkan dia sendiri tidak tau kenapa hal tersebut bisa tumbuh. Namun apa jadinya nya jika cowok yang di sukai gadis tersebut hanya bersikap cuek pada nya? Cowok egois itu kadang bersikap memperhatikan gadis itu namun di kala waktu ia menyakiti secara tidak langsung. Pada puncak nya, gadis tersebut harus dihadapkan pada sebuah insiden yang melibatkan teman nya. Ujian untuk keteguhan hatinya. Memilih antara dua pilihan demi ke depan nya. "Membuka hati untuk yang lebih jelas, atau tetap bertahan pada keputusan pertama nya" Dan teman diantara dua pilihan tersebut...
You may also like
Slide 1 of 9
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
[END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER? cover
ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)   cover
KEYLA cover
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover
Sekali Lagi (End)  cover
My Perfect BoyFriend cover
PLUTO cover
Ratu Jomblo? [CERITA LENGKAP] cover

Surat Cinta untuk Diriku Sendiri

4 parts Ongoing Mature

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2