Lights at This Town

Lights at This Town

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 25, 2016
Cahaya... Benda apa itu? Kau bisa menjelaskannya padaku? Hilang. Jauh dari harapan dan cahaya. Aku melihat cahaya tetapi bukan seperti yang ku harapkan... Aku terlarut oleh sisi gelapku. Balas Dendam. Hanya itu yang ada dipikirkanku. Membeku. Aku butuh cahaya, tapi semakin aku mengejarnya semakin aku terbakar... Tapi aku yakin suatu saat aku akan temukan.. Atau... Akan ada Keajaiban....
All Rights Reserved
#332
criminal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • life of Star Flower (Kalgukjju Au)
  • Garis Takdir kita
  • Full Of Scratches
  • sebenci itu??
  • TAKE CARE OF YOU
  • Breathe
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Night Has Change~

#Kalgukjju Au Kegelapan.... kehampaan yang menenggelamkan jiwa jiwa manusia rapuh kedalam kekosongan yang membuatnya tersesat di jalan kehancuran Dari manakah munculnya lubang kegelapan itu pada hati seorang manusia..? Jawaban sederhana ialah titik celah kecil di hati mereka , dimunculkan oleh manusia lainnya ataupun dirinya sendiri Datang tanpa kau menyadarinya Perlahan belenggu itu mengikatmu tanpa rasa oleh aliran waktu " Aku tidak mengerti... Ibu... " Ucap sang anak patuh dengan keraguan karena ke lugu'an hatinya yang bersih Selalu berharap wanita itu akan tersenyum ataupun memiliki cahaya kehidupan di matanya " Suatu hari nanti.... , Bukan di sini kau harus menelusuri jejak di seluruh dunia ini untuk memahami maknanya entahlah itu cepat atau lambat... " Walaupun hanya satu kali saja.... Hanya apa yang orang lain sebut cinta dari sosok didepannya... " Tapi pertama kau memerlukan nama milikmu sendiri terlebih dahulu..." " Aster " di bawah taburan permata bintang di langit malam untuk pertama kalinya anak yang lugu tersebut merasakan tangan sang ibu di pipinya " bunga bintang yang memiliki jejak di seluruh hamparan kegelapan bumi seperti halnya bintang di cakrawala gelap " dan pertama kalinya pula ia melihat " Kau adalah Aster......" senyum dan cahaya kehidupan di wajah itu bersamaan dibawah cahaya bintang di kegelapan malam " Saya adalah Aster.... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines