Prolog "Doaku"

Prolog "Doaku"

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 25, 2016
Kejora. Siapa tak kenal Kejora? Bintang yang menderang di langit gelap. Sinarnya jauh merindukan. Indah malam dibuatnya. Aku sebenarnya Ema. Bukan Kejora. Terlalu naif aku menamai diriku sendiri dengan nama itu. Namun ketahuilah. Aku hanya mengaguminya. Sebelumnya aku suka gelap. Aku suka malam. Ku temui pula gelapnya malam jauh lebih ku nikmati dengan hadirnya Kejora disana. Jika Ema adalah doa Ibuku untukku. Maka Kejora adalah Doaku untuk diriku sendiri. Sebab ku tahu Tuhan tak pernah melarang butqir doa manapun. ... Untuk para penikmat WP. Salam bahagia dari Kejora untuk kalian. Salam kenal dari Ema. Saya pemula. Selama ini saya hanya menyintai dan menikmati. Kini saya ingin dicintai dan dinikmati. Mohon bimbingannya dalam dunia tulis menulis ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibawah Bintang (TAMAT)
  • 7 JANJI DARI LANGIT
  • FOR MY LINTANG [Revisi]
  • Coretan Kata Tanpa Rasa
  • 💞Takdir Cinta💞
  • Fall Into You [ end ]
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • STAR

Bintang di antara kegelapan malam dengan kerlap kerlipnya, yang saling menyebar di antara gelap malam. Menatapnya dengan angin yang membelai rambut dan kulit tubuh yang tak tertutup kain. Sepi, sunyi dan hampa, teman akrabku setiap kali aku berdiri sambil manatap bintang. Kecewa, Marah dan Bingung, campur menjadi satu di dalam hati dan pikiranku selama ini. Hingga dia datang dengan sikapnya yang membuatku muak namun lama kelamaan terbiasa dengan sikapnya. Dia yang membuat mataku terbuka lebar akan masalah di depanku. Mengajariku mengerti setiap sudut kemungkinana dari masalahku. Dia hadir dengan membawa warna baru bagiku. Om Geje ku, yang mendekapku saat aku merasakan tidak ke adilan tuhan terhadapku. Hingga Tuhan kembali tidak adil padaku dengan mengambil sumber kebahagiaanku. Skenario Tuhan yang sama sekali tak kusukai. Mempermainkan setiap lakon yang kumainkan dengan sesukanya. Lalu merubahnya hingga membuatku HANCUR.

More details
WpActionLinkContent Guidelines