Strong Love❌AnggaSyifa

Strong Love❌AnggaSyifa

  • WpView
    Reads 77,497
  • WpVote
    Votes 5,066
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 10, 2017
"Sekuat apapun badai menerjang, kau akan tetap jadi milikku." --- Ini cerita tentang Angga Yunanda, cowok bad boy dan most wanted di sekolahnya. Dia memang awalnya bad boy, tapi semua orang bisa berubah 'kan? Angga juga berubah setelah ia bertemu Syifa karena sebuah insiden di malam hari. Tanpa sadar, Angga semakin sering memikirkan gadis itu hingga akhirnya ia jatuh cinta dengan Syifa. Namun hal itu malah mengundang ancaman dari Amanda, anak dari donatur terbesar di sekolah Angga. Semakin hari perlakuan Amanda kepada Syifa semakin menjadi-jadi membuat Angga harus berpikir dua kali untuk kembali mendekati Syifa. Akankah Angga pergi? --- #280 in Fanfiction Rabu, 5 Juli 2017 #444 in Fanfiction Selasa, 4 Juli 2017 #454 in Fanfiction Jum'at, 30 Juni 2017 #464 in Fanfiction Rabu, 28 Juni 2017 #472 in fanfiction Selasa, 27 Juni 2017
All Rights Reserved
#5
anggasyifa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • SAGIA ~ Rasa Yang Tiada Akhir ~ END
  • Puisi Cinta [END]
  • Dia Anggana.
  • See You After Midnight [END]
  • Agara
  • ANGGARA [SELESAI] Part Masih Lengkap
  • PACAR PAKSA
  • Cinta Yang Tersampaikan
  • Syifa Angga Story [END] [REVISI]

Angga, seorang remaja pendiam yang gemar menggambar, selalu dianggap tidak berguna oleh ayahnya yang keras dan otoriter. Dalam keluarga yang mengagungkan prestasi akademik dan kesuksesan finansial, minat Angga terhadap seni dianggap sebagai hal sepele yang tidak memiliki masa depan. Hari demi hari, Angga dihujani kata-kata kasar dan sindiran yang menorehkan luka di hatinya. Di sekolah, Angga juga bukan siapa-siapa. Ia adalah bayangan yang tak terlihat, seorang anak yang duduk di pojok kelas, diam tanpa suara. Hanya secarik kertas dan pensil yang menjadi sahabat setianya. Namun, dalam dunia sketsa hitam-putih itu, Angga merasa bebas. Ia bisa menciptakan dunia yang ia inginkan - dunia di mana ia adalah pahlawan utama yang tak tertandingi. Namun, semua itu berubah ketika Angga bertemu dengan seorang mentor tak terduga, seorang pelukis jalanan yang pernah merasakan pahitnya diremehkan. Lewat bimbingan mentornya, Angga mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia belajar bahwa setiap goresan pensilnya adalah suara yang tak lagi bisa diabaikan. Seiring waktu, Angga mulai menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika kesempatan besar datang - sebuah kompetisi seni bergengsi - Angga harus memilih antara mengejar mimpinya atau tetap tunduk pada bayangan sang ayah. Akankah Angga berhasil membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar bayangan, atau justru tenggelam semakin dalam dalam cemoohan dan keraguan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines