Don Juan

Don Juan

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 9, 2017
" Potong janggutmu itu sungguh menghalangi pemandanganku!. " " Seharusnya kamu jelas melihat semuanya, sore ini Greenland memang sangat nyaman untuk kita. " *** Suasananya terlalu dingin untuk seorang wanita sepertiku. mengenakan kain tipis berwarna putih. bersandar pada pundak seorang lelaki temanku. " Dias, itu terlalu sakit!. " " Ceritakan saja rasa sakitnya, tentang kisah cintamu? Yang banyak seginya? Segitiga, segiempat, segilima, Dan Segilainnya itu?. Lalu aku sebagai peran apa di matamu? "
All Rights Reserved
#9
sci-life
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BRIDE KIDNAPPING
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Wist - Flowers just bloom to be left behind
  • ANDROMEDA (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • Syerli and Her Feeling: A Journey Of Self-discovery

"Liburan berujung petaka." Begitulah kira-kira kalimat yang tepat menggambarkan nasib Deyana Evalee Matayava. Gadis Indonesia yang berpetualang di salah satu negara Asia Tengah. Demi memanfaatkan masa libur, Deyana memilih menghabiskan waktunya selama sebulan penuh di negara tersebut. Entah dari mana ide itu muncul-Deyana tiba-tiba menjatuhkan pilihannya untuk pergi kesana. Namun sayang, negara Kyrgyzstan ternyata tidak seindah yang dia bayangkan. Deyana akui jika ini memang kesalahannya. Memilih negara asing tanpa ingin mencari tahu dulu. Akibat terlalu bersemangat membuatnya jadi tertimpa musibah. Hidup yang penuh kesenangan berubah 180 derajat menjadi kemalangan. Memang sudah menjadi hukum alam jika kehidupan tidak selamanya indah, pasti akan ada peristiwa yang kurang mengenakkan terjadi. Dan kini Deyana hanya bisa pasrah, mencoba menerima keadaan namun tetap berharap semoga masih ada peluang kebebasan untuknya nanti. __________ "Sesuai tradisi, anda telah dipilih untuk menjadi mempelai dari pengantin pria. Dan anda tidak punya hak untuk menolak." ucapnya tegas dengan raut wajah datar. Mata Deyana langsung terbelalak lebar. "Pe-pengantin?" "Iya. Anda akan segera menikah." "W-WHAT?!!" Bacalah selagi masih On Going Hak Cipta sepenuhnya berada di tangan penulis!

More details
WpActionLinkContent Guidelines