Story cover for My Mr. Almost by CindyRahma1
My Mr. Almost
  • WpView
    LECTURAS 272
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 272
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado dic 26, 2016
FOR 18+. DI BAWAH UMUR DIHARAPKAN TIDAK MEMBACANYA.

Kenyataannya jika hati yang disakiti pasti akan susah disembuhkan tapi jika raga yang disakiti banyak hal yang dapat menyebuhkannya, jika kau menyakiti seseorang cukup raganya saja hati tak perlu kau ikutkan, tapi jika kau menginginkan keduanya bersiaplah untuk sebuah kehancuran.
KIANA PUTRI REYNALDI

Sebuah Es pasti akan mencair karena matahari, begitupun juga hati yang membeku dia akan cair jika menemukan seseorang yang tepat untuk menjadi mataharinya.
SAMUEL GREYSON

Semua manusia itu baik dan kekejaman dunialah  yang membuatnya menjadi jahat. Jahat bukan berarti membunuh, menyakiti, merampas atau melakukan kekejaman lainnya. Kita hanya perlu berperilaku jahat untuk hidup didunia yang keji ini. 
DIMAS ADITYA NUGROHO

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan tuhan menghidupkan kita untuk mati. Bertahan meski sakit, merelakan tanpa kerelaan, dan bersyukur meski tak cukup. Inilah dunia tempat kita bernaung.
SONYA GREINDAR.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir My Mr. Almost a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#252newstory
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
TOXIC RELATIONSHIT [END] de shennalight
65 partes Concluida
WARNING!! PART LENGKAP DAN SIAP-SIAP PATAH HATI! 𝓙𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓰𝓪𝓷𝓽𝓾𝓷𝓰𝓴𝓪𝓷 𝓱𝓲𝓭𝓾𝓹 𝓹𝓪𝓭𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓴𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓲𝓽𝓾 𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓹𝓮𝓻𝓰𝓲. _________ HAPPY KIYOWO_________ Pernahkah kalian dibanding-bandingkan dengan adik sendiri sampai berusaha keras untuk mendapat nilai yang bagus untuk mempertahankan harga diri di depan orang tua? Pernahkah kalian merasa kehidupan terlalu tak adil baik di keluarga, percintaan maupun pertemanan? Adakah yang pernah dipukuli ayahnya sampai merasa lebih memilih mati saja? Adakah yang membenci orang tua karena sudah jadi penyebab penderitaan dan kehancuran keluarga? Hidup itu tak adil untuk semua orang, tak ada yang terlalu bahagia di dunia ini. Berharap kebahagiaan itu datang? Sudahlah, harapan hanyalah sebuah gerbang menuju kekecewaan. Kita adalah kumpulan luka yang mencari tempat untuk sekadar singgah. Pahit yang diterima dan patah yang takkan pernah utuh adalah bagian dari perjalanan untuk menemukan rumah, langkah tak berarah mencari rumah yang telah dirampas semesta. Dunia terlalu kejam atau diri ini yang terlalu lemah? Sakit ini bukan sakit biasa tapi apakah pantas untuk seorang seperti diri ini menyerah pada keadaan? Sungguh tak ada harga diri lagi jika kata menyerah itu terucap tapi rasa-rasanya untuk berjuang sudah tak punya tenaga lagi. Apakah ada jalan untuk menuntaskan derita ini? Terluka sendiri dan bangkit sendiri, memberi perekat pada hancur tak terikat. Jangankan mati, hidup sudah terasa seperti neraka. Start 9 Maret 2022 Finish 11 Juli 2022
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
KETUK(ER) cover
[End] Behind The Color cover
【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】 cover
Tryin' to be Loved (Sudah Terbit) cover
Into the Arms (TAMAT) cover
TOXIC RELATIONSHIT [END] cover
The Chance cover
Tak Pernah Ternilai cover
Senja Menampar ( Complete )  cover
EGALITER: Twinflame Life Lessons cover

KETUK(ER)

48 partes Concluida Contenido adulto

[UPDATE: MONDAY] Ada yang bilang kalau hidup itu perkara memahat. Membentuk diri menjadi apa yang diinginkan. Dalam hal ini, pahat hati yang paling krusial. Kenapa? Karena semua dirasa pakai hati. Bahkan terkadang, berpikir juga pakai hati. Jadi, untuk kamu yang dulu dengan apik memahat hati hingga kini bentuknya terlihat begitu sempurna. Terima kasih. Kamu hebat sudah bisa sampai ke titik ini. Untuk kamu yang hingga saat ini masih bertahan dan berjuang tanpa lelah untuk memahat hati hingga bentuknya hampir terlihat sempurna. Semangat. Kamu sudah sejauh ini. Jadi, jangan menyerah. Untuk kamu yang baru saja mulai memahat hati, siapkan alat berjuang dengan apik. Karena memahat hati bukan perkara mudah. Bukan perkara sepele yang hanya butuh ucapan manis, tetapi juga aksi. Jangan sampai salah membaca. Ini kisah tentang pahat hati, bukan patah hati. Awas, jangan ketuk(er)! Namun, kisah ini tidak menjanjikan happy ending. Pun, tidak menjanjikan sad ending. Kenapa? karena itu tergantung pada mata siapa yang melihat. Kebahagian dan kesedihan itu sama dengan cantik dan tampan; relatif. Ini semua tergantung pada siapa yang menjadi pemahat dan hati siapa yang dipahat. Juga, alat apa yang digunakan. Kira-kira, komposisi bagaimana yang harus digunakan Sang Ketuk(er) agar bisa membentuk pahatan sempurna? Start: 14 Februari 2022