One Heart (Very Slow Update)

One Heart (Very Slow Update)

  • WpView
    Leituras 8,456
  • WpVote
    Votos 321
  • WpPart
    Capítulos 14
WpMetadataReadConcluída sáb, mai 22, 2021
Satu hati dan satu cinta, sebuah kalimat yang sering kali di ucapkan oleh Alvin pada Ify, tetapi kalimat itu sudah tidak pernah Ify dengar lagi karena Alvin harus meneruskan studinya di Jerman. Sebelum pergi Alvin memberikan sebuah kejutan di momen ulang tahun Ify yang ke-17 tahun, Ify sangat bahagia mendapatkan kejutan dari Alvin. Tetapi malam itu bukan hanya malam yang paling membahagiakan bagi Ify, malam itu juga malam yang paling membuat Ify sedih. "Kamu jangan nangis, Fy" bujuk Alvin sembari memeluk Ify yang menangis karena tidak mau dirinya pergi "Aku...ga mau kakak pergi, aku...mau kakak tetap di sini" ujar Ify memeluk Alvin semakin erat, Alvin kebingungan harus membujuk Ify bagaimana lagi "Udah dong Fy, jangan nangis kayak gini. Aku ga mau liat kamu nangis" "Kakak jangan pergi" ******* Setelah keberangkatan Alvin, Ify menjadi murung bahkan ia selalu mengurung dirinya di dalam kamar, hingga akhirnya datang seseorang yang membuat Ify perlahan kembali menjadi Ify yang dulu. Ify yang ceria dan penuh semangat. Bahkan setelah satu bulan ia dan Ify dekat, ia meminta Ify untuk menjadi kekasihnya. Ify menerima pria itu menjadi kekasihnya. Awalnya hubungan Ify dan kekasihnya berjalan mulus, tetapi setelah hampir satu tahun mereka pacaran, Ify baru mengetahui sebuah kenyataan yang benar-benar pahit. Bahwa cinta tulusnya dibalas dengan kedustaan oleh pria itu. "Aku akan lebih bahagia kalau pacar aku itu kamu, aku sebenernya pacaran sama Ify karena banyak hal yang mengingatkan aku sama kamu. Aku juga belum mencintai Ify sepenuhnya, karena dihati aku masih ada kamu". Kalimat itu membuat hati Ify sakit dan tidak menyangka bahwa selama ini orang yang ia pikir benar-benar cinta padanya ternyata menghianatinya dan mendustai dirinya. Selama ini Ify mencintai pria itu tulus sepenuh hati tetapi cinta tulusnya di balas dengan dusta dan pengkhianatan. Bagaimanakah kelanjutan hubungan Ify dengan pria itu? Dan masih adakah perasaan cinta yang tertanam di hati Ify pada Alvin?
Todos os Direitos Reservados
#54
rify
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TENTANG SEPASANG
  • My Bad Ify
  • the other side
  • Paper Heart (Sekuel Velvet Love)
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Please Don't Forget Me
  • Don't Talk About Money
  • As Possible

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo