We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Alarice's Oak

Alarice's Oak

  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2019
WpInfo
Fiction
Mystery
Penemuan sebuah jurnal hidup seorang yang tak ia kenal membuat Chandelier Althabilene, gadis berambut coklat tua yang tinggal di Interlaken dalam 10 tahun terakhir itu semakin penasaran. Tak ada seorang pun yang mengenal pemilik jurnal tersebut, bahkan penjaga perpusatakaan di kotanya. Chandelier membacanya, ia bergidik ngeri. Jurnal itu terus merujuk pada pohon ek di dalam hutan yang hidup sendirian berabad-abad lalu. Tidak. Dia tidak hidup sendiri, dia bersama Alarice. Alarice menyadarkan Chandelier bahwa ada seseorang yang mengenal jurnal itu, yaitu dirinya.
All Rights Reserved
#18
woods
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Midnight Rules (HARQEEL AU)
  • Nolan
  • Villainess Illusion
  • The Enchantress, Guardian of The Nature [The Hobbit Fanfic]
  • (1) Maze Of MemorieS • Kim Seungmin ✔
  • TIGA PENJAGA
  • Sayonara Teman Hutan!
  • Hutan Terlarang [END]
  • Between Crown and Forest

Ada bangunan tua di ujung Lerangjati. Berdiri sendirian, dikelilingi ladang ilalang dan hutan yang terlalu sunyi untuk sebuah siang hari. Warga desa menyebutnya "Sekolah Tengah Ladang"-tempat yang dulunya mansion milik keluarga terpandang, kini menjadi sekolah menengah pertama yang terpencil dan nyaris terlupakan. Tak ada yang benar-benar tahu sejarah lengkap bangunan itu. Yang orang-orang ingat hanyalah bisik-bisik samar: kabar tentang malam yang berubah menjadi kelam, tentang suara tembakan yang membelah sunyi, dan tentang darah yang pernah membasahi lantai marmernya. Tapi itu sudah puluhan tahun lalu. Kini tempat itu tampak seperti sekolah biasa, meski terlalu besar untuk jumlah murid yang sedikit. Dindingnya masih berdiri kokoh, meskipun waktu dan cuaca telah menggerogoti warna-warnanya. Jendela-jendelanya tinggi dan sepi. Pohon oak tua di belakang gedung masih tegak seperti dulu-menjulang, menyimpan sesuatu yang tak pernah bisa benar-benar mati. Dan suatu hari, seorang guru baru datang ke sana. Namanya Aqeela. Ia tidak tahu bahwa langkah kakinya menuju sekolah itu adalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar tugas mengajar. Ia tidak tahu bahwa masa lalunya tidak benar-benar terkubur. Bahwa ada jiwa yang masih menunggu dalam diam. Bahwa ada mata yang telah lama mengamati... dan tak pernah benar-benar pergi. Karena tidak semua yang hilang... bisa dilupakan. Dan tidak semua yang mati... bisa dilupakan. [Genre : Horror, Thriller, Mystery, Dark Romance. Genre lain? Akan di add sesuai alur cerita]

More details
WpActionLinkContent Guidelines