kayla
  • WpView
    LECTURAS 69,602
  • WpVote
    Votos 1,855
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadConcluida vie, feb 10, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
(Sedang dalam masa revisi) #283 perasaan (29-07-2019) #169 perasaan (09-08-2019) #104 perasaan (14-08- 2019) "Pertama-tama papah mau minta satu permintaan sama kamu, karena selama ini papah gak pernah minta apa-apa sama kamu." ucap papah Kayla. "Apa pah?" tanya Kayla. "Papah mau kamu menikah dengan cucu dari sahabat kakek kamu atau bisa di bilang anak sahabat papah" ucap papah Kayla membuat semua yang berada di ruang tamu kaget terkecuali mamah Kayla. "Kenapa harus Kayla sih pah." tanya Kayla dengan kesal. ... ... Hallo semua, disini bakal ada kata-kata yang sedikit kasar, jadi harap bijak membacanya. Semoga suka yah.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Karla
  • Takdir
  • Perjodohan Berujung Cinta(END)
  • DIKANESHA
  • Pernah Patah
  • "BECCA" ✔ [TERBIT]
  • bukan PERNIKAHAN IMPIAN √(PINDAH KE DREAME)
  • Jalan Semesta ( Nara Bianca & Jovanka Natan)
  • Tak Sengaja Jodoh
Karla

Warning! 18+ Tolong, pilihlah bacaan dengan bijak Part 33, 35, dan beberapa part berikutnya mungkin akan ada yang di-private. Silakan follow dulu. Bagaimana jika orang yang kamu cintai memintamu untuk menikah? Bukan, bukan dengannya, jangan senang dulu. Dia memintamu menikah dengan orang lain yang sudah dipilihnya untukmu. Akankah kamu menuruti permintaannya? "Jika bersamanya, Karla tidak perlu merasa khawatir tentang apapun. Dia hampir memiliki segalanya, kekayaan, ketampanan, kedudukan. Dia seseorang yang in syaa Allah shalih. Dia juga seorang pekerja keras. Jika-na'uudzubillaah-suatu saat keadaan berbalik dan dia jatuh miskin, Karla tidak perlu khawatir dia akan diam saja menerima nasib. Dia bukan orang yang seperti itu. Selama tiga tahun belakangan ini, aku sudah sangat mengenalnya." Itu yang dikatakannya padaku. Apa? Mengungkapkan perasaanku? Itu jelas tidak mungkin. Dia memintaku menikah dengan pria lain. Jika dia mencintaiku, dia sendiri yang akan melamarku, bukan? Lihatlah, dia malah berniat menyerahkanku pada temannya. Bukankah sudah jelas berarti dia tidak memiliki perasaan apapun padaku? Aku tidak pernah sanggup menolak permintaannya. Tapi menikah itu permintaan yang sulit, bukan perkara mudah. Usiaku baru tujuh belas tahun. Aku baru saja lulus sekolah. Haruskah aku merelakan cinta pertamaku yang tidak berbalas ini? Completed (Januari 2018 - 1 September 2018)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido