Hospital For Souls

Hospital For Souls

  • WpView
    Reads 8,786
  • WpVote
    Votes 1,217
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 1, 2018
Ini adalah sebuah tempat di mana jiwa-jiwa penuh kesepian, kesengsaraan dan kehampaan berada. Jiwa-jiwa yang tersesat dalam kegelapan. Tidak ada kebahagiaan, tidak ada tawa di sini. Semua merenung dalam hening, merendam luka-luka yang menyiksa batin. Setiap malam akan terdengar lenguh rintih dari balik kamar-kamar pasien yang sedang melurungkan rasa sakitnya. Rasa bersalah. Rasa kehilangan. Penyesalan. Sebaiknya kalian tidak datang kemari meskipun kalian merupakan keluarga dari pasien di sini. Karena ketika kalian masuk, tidak ada jalan untuk keluar. Kalian akan menjadi bagian dari kami. Kalian tidak akan kuat. Tapi, kami masih berbaik hati. Sebelum kalian benar-benar ingin masuk ke dalam sini, berikan kami kesempatan untuk menceritakan beberapa hal mengenai keunikan dari para pasien dan tempat ini. cover by Ahnaf
All Rights Reserved
#159
sadis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMORA
  • PERMAINAN KE17 (End)
  • Full Of Scratches
  • Dibalik Pintu [Bts Horor]
  • ZeBara
  • Payback's Sweet
  • WOOS
AMORA

[PROSES REVISI] Hidup adalah sebuah misteri, dan kematian adalah hal yang pasti. Semua yang datang akan pergi, dan semua yang bernyawa akan pasti mati. Kita tidak bisa memaksakan sesuatu yang menurut kita baik, dan kita tidak bisa menahan orang yang kita sayang untuk tetap bersama kita. Gue masih ingat sebuah pesan yang disampaikan Papa kepada gue. Bahwa apapun yang ada di dunia ini hanyalah semu. Dan apa yang kita miliki hanyalah titipan. Semua akan diambil perlahan oleh Sang Pemiliknya. Sejatinya hidup terus berjalan. Merelakan orang yang kita sayang untuk pergi dan menerima orang baru menggantikannya itu bukanlah hal yang mudah. Ada kalanya kita ditinggalkan. Dan ada saatnya kita harus meninggalkan. Terimakasih Tuhan. Engkau telah mempertemukan kami dengan seorang laki - laki baik dan mencintai kami dengan tulus. Novel ini, gue dedikasikan kepada seorang pria yang gue panggil Ayah dan untuk para Ayah sedunia..

More details
WpActionLinkContent Guidelines