I'm  Done.
  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 18, 2017
"Tadi gue ketiduran terus dimarahin pak Bambang, yang lebih parahnya lagi ada anak baru yang nyebelin banget!" Curhat Shasa tentang kejadian yang ia alami hari ini. "Nyebelin gimana?" Ucap Isa penasaran dan melemparkan botol mineral kepada Shasa. "Tau ah males. Bahas lain kali ajalah!"jawabnya dengan dengusan sebal bersamaan suara tutup botol yang terbuka. "Btw.. tadi juga ada anak baru dikelas gue, kalo gasalah namanya Haris!" Kata Isa sebelum meminum air mineral botol yang ada ditangannya. Deg Nama itu mengingatkanku pada seseorang. Apa mungkin itu Ari, masa bodohlah, aku ga bakalan mengungkit-ungkit masalah itu lagi. Aku udah janji sama Isa dan Adit. Batin Shasa dalam hati "Oh..ya udah gue balik ke kelas dulu, ntar tambah marah tuh pak Bambang!" Shasa berdiri dan membersihkan rok abu-abunya. "Ya ati-ati" ----- Cover by palitex Ceritanya nggak terlalu berat kok konfliknya enteng gitu aja. Maaf typo bertebaran . Cerita pertama masih amatiran. Mohon kritik dan saran. Salam voment
All Rights Reserved
#37
jatuhhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • this is me
  • ALEXON [END]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • DANADYAKSA
  • ELGA
  • ME & HIM ARE DIFFERENT
  • THE CLIMB [Completed]

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines