Catatan Hati Keira

Catatan Hati Keira

  • WpView
    LETTURE 307
  • WpVote
    Voti 21
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, apr 27, 2017
Ini tentang aku, tentang spesies manusia bernama Keira. Jangan harap aku akan bercerita tentang cinta pada pandangan pertama? Lebay! Cinta ABG labil? Ciihh menjijikkan! JANGAN HARAP!!! Ini bukan kisah cinta-cintaan atau kawin-kawinan dan pernikahan paksa yang alay. Hei, bagiku kisah seperti itu cuma masalah manusia monoton yang seperti hidup dalam drama dan sinetron beribu-ribu episode tanpa ada akhir, bahkan dibuat berseason-season sampai kakek nenek dan berlanjut ke anak cucunya juga. Endingnya mudah tertebak, isinya hanya begitu-begitu saja , tetap sama pasti berisi . Oh inikah cinta?... Makan tuh Cinta! Masih pada punya otak sama hati kan?
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Si Ikan Paus Yang Menyimpan Sampah Dalam Perutnya [TELAH TERBIT/OPEN PO]
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Disguise... [END]
  • Cinta Aneh
  • Apakah aku pembawa sial?
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • Narasi patah hati

(Keluarga/romansa/chiklit/drama) [Judul lama: Niskala] Hubunganku dengan Nyonya Bet bagai love and hate relationship. Aku sangat menyayangi Nyonya Bet, tetapi beliau (sepertinya sangat) membenciku. Berkat hubungan enggak sehat itu, aku jadi terbiasa menyimpan kekesalan padanya selama bertahun-tahun dan tak sadar sudah menumpuk saja menjadi 'sampah' di perut, yang perlahan membuatku hampir semaput! Aku jadi mirip ikan paus yang meraup sampah manusia di lautan karena menganggapnya makanan. Paus itu akan menyimpannya sampai mati dan berakhir meledak di tengah laut. Aku takut, suatu saat nanti 'sampah-sampah' di perutku tak sengaja meledak mengenaskan di depan Nyonya Bet seperti si paus malang, dan membuat hubungan kami makin merenggang. Aku hanya ingin mengatakan ini pada Nyonya Bet, "Buk, Cala rindu pelukan Ibuk."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti