Catatan Hati Keira

Catatan Hati Keira

  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 27, 2017
WpInfo
Fiction
Mystery
Ini tentang aku, tentang spesies manusia bernama Keira. Jangan harap aku akan bercerita tentang cinta pada pandangan pertama? Lebay! Cinta ABG labil? Ciihh menjijikkan! JANGAN HARAP!!! Ini bukan kisah cinta-cintaan atau kawin-kawinan dan pernikahan paksa yang alay. Hei, bagiku kisah seperti itu cuma masalah manusia monoton yang seperti hidup dalam drama dan sinetron beribu-ribu episode tanpa ada akhir, bahkan dibuat berseason-season sampai kakek nenek dan berlanjut ke anak cucunya juga. Endingnya mudah tertebak, isinya hanya begitu-begitu saja , tetap sama pasti berisi . Oh inikah cinta?... Makan tuh Cinta! Masih pada punya otak sama hati kan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Cinta Aneh
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • WISHES.
  • Disguise... [END]
  • Apakah aku pembawa sial?

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines