Physics in Love

Physics in Love

  • WpView
    Reads 396
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 21, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Menjadi lelaki remaja dengan keadaan finansial yang buruk, bukan berarti menjadi yang terbelakang. Kebenciannya terhadap dunia yang telah akut, membuatnya berfikir untuk bisa mengambil seluruh kekuasaan di bumi. Caranya mempermainkan dunia dengan konspirasi, menjadikan lelaki ini penuh misteri. Namun semua itu berubah ketika seorang gadis datang. Gadis yang ingin mengambil alih pikiran juga hatinya. Berhasilkah gadis ini melakukan itu semua? Mengambil latar belakang dunia pada tahun 2121, dimana bumi sudah seperti bola logam yang dipenuhi dengan berbagai teknologi maju dan mutakhir. Tetapi karena semua itu, bumi menjadi tempat bagi banyak orang egois, arogan dan tamak. Bagaimana bisa? Cerita yang menghubungkan pengetahuan eksak dengan semesta perasaan yang identik dengan remaja. Cinta. Bahasa yang digunakan dikemas dengan sederhana dan lebih mudah dipahami. So, baca dan jangan lupa comment ya gays. Vote jika kalian suka:)
All Rights Reserved
#43
physics
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Rekal Rara [END]
  • LEITHLEACH
  • My Girl, Gwen (COMPLETED)
  • Galen [TAHAP REVISI]
  • Me,You and the story we went through.
  • Astronomi
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines