Love Attack

Love Attack

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 7, 2017
Pernah nggak kalian ngerasain apa yang gue rasain sekarang? Prinsip yang kalian pegang teguh berbalik 180 derajat sama kenyataan yang kalian hadapi. Apa cuma gue yang ngerasain hal itu? Gue nggak tau apakah ini sebuah anugerah atau musibah. Pertemuan dengan seorang laki-laki yang jauh dari kategori lelaki pilihan gue, buat gue sangat terganggu dengan lelaki tersebut. Dia selalu mengusik kehidupan gue sehingga lama-kelamaan suatu hal berbalik menyerang gue. Perasaan apa ini? Apa yang gue rasain sekarang? Apa dia juga ngerasain hal itu?
All Rights Reserved
#17
sweetlife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUS
  • My Husband Is Detective
  • Black Rose
  • Love My Twins | END
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • #PinkNote [END]
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • Mantan Terindah
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • VANILLATE
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines