SECANJA [SLOW UPDATE]

SECANJA [SLOW UPDATE]

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan? bukankah semua orang suka hujan? bukankah hujan itu Rahmat yg diturunkan tuhan? kau tau? hujan tidak seindah itu, hujan adalah bencana, hujan adalah hal yang palingku benci, hujan adalah musibah terbesar dalam hidupku.hingga dia datang ke kehidupan ku memporak-porandakan hatiku. dia datang disaat hujan turun, disaat hal yang paling aku benci datang. bukankah dia petanda bencana terbesar ku datang? dia datang disaat yg tidak tepat. -Aira Rain ------------------------- salahkah aku yg begitu menyukai hujan? salahkah aku yang selalu mengharapkan hujan turun? kau tau? setelah hujan ada pelangi yang Indah, pelangi yang akan menjadikan hari harimu lebih berwarna. yah itu adalah mitos yang selalu dikatakan nenekku sejak kecil tak tau kenapa aku begitu mempercayainya . hingga dia datang ke kehidupan ku memporak-porandakan hatiku. dia datang disaat hujan turun, disaat hal yang paling aku nantikan datang. bukankah itu sebuah takdir? aku berharap itu adalah takdirku. -Raihan Aisten
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Rainy Day
  • Rain Sound
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • KAYLA : I DESERVE TO BE LOVED
  • OKAY BOSS (COMPLETED)
  • Plueviophile
  • Rainasta
  • Hiperbola Hati (COMPLECTED)~

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines