Adreani gadis cantik ,periang, ramah tidak ada celah di dalam hidupnya, wajah ayu, karir cemerlang, cuma satu yg kurang pendamping hidup.
Di umur yg 30 dia belum menemukan pendamping hidup dan satu hal yang selalu membuatnya ragu kalau dia tidak percaya yg namanya cinta hatinya sudah beku di karnakan pernah kecewa terhadap pacarnya, di umur yg cukup matang dia di tutut harus menikah, orang tuanya mencoba untuk menjodohkannya, adreani dengan halus menolaknya
Adrian laki laki mampan yg sempurna, di umur 34th dia sudah mempunyai perusahaan yg besar, dia laki laki sempurna tidak ada yang kurang di hidupnya, kekasih yg cantik seorang model kelas atas di asia, dia sangat mencintai kekasihnya dan dia menunggu sampai kekasihnya mau menikah dengannya, tapi sayang kekasihnya masih sibuk dengan karirnya,,,,,,,, di umur yg cukup matang dia seharusnya sudah menikah dan memiliki pewaris tetapi sang kekasih masik belum mau di ajak menikah, dia dituntut harus menikah orang tua nya sudah capek selalu mengingatkanya......,,,,,,
Takdir menemukan mereka berdua di sebuah ketidak segajaan dalam ketidak segajaan itu menimbulkan contract yg harus mereka jalani,,,...,..,..,..
Kebahagiaan Selena menikahi laki-laki yang ia kagumi sejak lama harus sirna, ketika tahu alasan Aldric menikahinya. Kesetiaannya pun kembali diuji ketika masalah anak hadir.
****
Aldric Dasha Anderson, seorang pengusaha yang sukses memimpin perusahaan yang dirintis oleh ayahnya. Di balik kesuksesannya tersebut, diam-diam dia memiliki sebuah rahasia kegagalan dalam memiliki sang pujaan hati. Aldric menyimpan perasaan cinta untuk Rania. Cinta yang tidak seharusnya hadir di hatinya, karena Rania sudah memiliki tunangan. Cinta bertepuk sebelah tangan itu terus tumbuh meski Aldric sudah berusaha melenyapkannya.
Selena, seorang fashion designer yang bekerja di sebuah butik. Wanita itu sama sekali tidak menyangka ketika suatu hari Aldric mengajaknya makan malam. Bagaimana tidak, selama ini Selena hanya bisa menatap dan mengagumi Aldric di TV. Selena jatuh cinta pada lelaki itu, meski Aldric belum memiliki perasaan apa pun saat melamarnya.
***