Regret

Regret

  • WpView
    Reads 2,839
  • WpVote
    Votes 590
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 23, 2019
Ini bukan Friendzone, lebih tepatnya Clarissa Amanda atau biasa dipanggil Caca, tidak pernah menganggap Bagas Alvaro lagi sebagai temannya. Padahal, Bagas rela melakukan apa saja asalkan Caca tidak lagi bersikap jutek kepadanya. Satu senyuman Caca saja sudah membuat Bagas senang bukan main. Tetapi, gara-gara sebuah tragedi malah membuat mereka menjadi dekat dan itu tentu membuat Bagas bahagia, meskipun sesuatu sedang menimpa mereka berdua. Terimakasih sudah pernah singgah di dalam kehidupanku. Kamu banyak mengajarkanku berbagai hal, termasuk perjuangan dan penyesalan. -Aku yang pernah membuat kamu terluka. A teenfict by: indriadilla_r Cerita ini menceritakan tentang sebuah perjuangan seseorang yang tidak pernah menyerah untuk mendapatkan apa yang ia mau. Selain itu, di dalam cerita ini kita bisa belajar untuk tidak pernah membohongi diri sendiri, dan menyia-nyiakan orang lain. Setelah membaca cerita ini tolong tinggalkan pesan dan kesan kalian ya! :) QUOTES DI CERITA INI REAL AKU YANG BUAT DAN NGGAK NGECOPAS DARIMANA PUN. Jadi kalo ada yang suka sama quotesnya dan mau dibikin caption atau apapun, tolong cantumin sumbernya. Tq
All Rights Reserved
#307
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • ELEANOR
  • ON SIGHT (Completed)
  • ALGARES [Hiatus]
  • Abu Abu [ completed ]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Effort ( COMPLETED )
  • AMERTA DALAM AKSARA

ON GOING! TRANSMIGRASI BOY ••• Sinopsis "Fading Bloom" Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri. Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu. ________________________ "Keren." Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard. Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama. 5 menit. 15 menit. 35 menit. Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar. Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu. Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang. Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba. "Ka!" Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya? ______ BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP! KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼 bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list

More details
WpActionLinkContent Guidelines