Regret

Regret

  • WpView
    Reads 2,841
  • WpVote
    Votes 590
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 23, 2019
Ini bukan Friendzone, lebih tepatnya Clarissa Amanda atau biasa dipanggil Caca, tidak pernah menganggap Bagas Alvaro lagi sebagai temannya. Padahal, Bagas rela melakukan apa saja asalkan Caca tidak lagi bersikap jutek kepadanya. Satu senyuman Caca saja sudah membuat Bagas senang bukan main. Tetapi, gara-gara sebuah tragedi malah membuat mereka menjadi dekat dan itu tentu membuat Bagas bahagia, meskipun sesuatu sedang menimpa mereka berdua. Terimakasih sudah pernah singgah di dalam kehidupanku. Kamu banyak mengajarkanku berbagai hal, termasuk perjuangan dan penyesalan. -Aku yang pernah membuat kamu terluka. A teenfict by: indriadilla_r Cerita ini menceritakan tentang sebuah perjuangan seseorang yang tidak pernah menyerah untuk mendapatkan apa yang ia mau. Selain itu, di dalam cerita ini kita bisa belajar untuk tidak pernah membohongi diri sendiri, dan menyia-nyiakan orang lain. Setelah membaca cerita ini tolong tinggalkan pesan dan kesan kalian ya! :) QUOTES DI CERITA INI REAL AKU YANG BUAT DAN NGGAK NGECOPAS DARIMANA PUN. Jadi kalo ada yang suka sama quotesnya dan mau dibikin caption atau apapun, tolong cantumin sumbernya. Tq
All Rights Reserved
#56
happystory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JUST BE MINE [END]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • ELEANOR
  • Abu Abu [ completed ]
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • (✔) Save Me Please!!
  • AMERTA DALAM AKSARA

⚠️ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA "Kenapa lo nggak biarin gue menang, sih? Kenapa lo mala lempar bola itu ke gue?!" teriak Naina. "Buat apa gue lakuin hal itu sama lo? Sementara lo nggak pernah anggap gue ada!" jawab Gama dengan wajah datarnya. "Apa lo lakuin itu karena lo emang masih benci sama gue?" tanya Naina. "Iya, karena gue benci sama lo." "Apa?" "Lo emang egois, Nai. Lo selalu mikirin perasaan lo sendiri tanpa memperdulikan perasaan orang lain." "Iya, gue emang egois. Lo tahu perangai gue, 'kan? Seharusnya lo nggak perlu kaget lagi dengan perangai buruk gue," ujar Naina dengan kedua tangannya yang mengepal kuat. Gama memejamkan sejenak kedua matanya lalu mencengkram kuat kedua bahu Naina. "Apa lo pernah mikir sekali ... aja gimana sedihnya seseorang yang sayang sama lo saat lihat lo terluka dan lebih memilih diam seperti orang bodoh saat semua orang nggak henti-hentinya berargumen buruk tentang lo?" --Terkadang, cara terbaik dalam memecahkan masalah adalah berhenti untuk peduli. Itulah yang saat ini Naina lakukan, ia sudah cukup lelah menjelaskan semuanya. Makanya, ia lebih memilih untuk diam dan berhenti untuk perduli.-- Ini tentang Naina, gadis cantik namun mempunyai kepribadian yang dingin dan sedikit kasar. Ia mendapatkan julukan 'si kulkas berjalan' di sekolahnya. Karena sikap dinginnya itulah membuat semua orang salah mengartikan tentang dirinya dan menganggap Naina aneh. Namun, siapa yang menyangka jika dibalik wajah dingin dan tatapan tajamnya itu ternyata menyimpan segudang rahasia besar? Naina Aldebaran, menceritakan konflik persahabatan, keluarga, dan percintaannya yang penuh misteri. @Naina_Aldebaran

More details
WpActionLinkContent Guidelines