MaGenta

MaGenta

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 31, 2016
Mata itu menatap tajam ke arah Robi, "Gue suka sama lo Rob, tapi selama ini gue gak bisa jujur. Gue takut lo nganggep gue ga normal," ucap Genta tegas. Robi menatap Genta tidak percaya, "What the hell Gen, jadi selama ini lo suka sama gue? Sebenernya, gue juga udah ga jujur sama lo selama ini. Gue juga suka sama lo." Magenta yang mendengar percakapan barusan saat melewati toilet di teras belakang kaget, dia mundur dan tidak sengaja menyenggol pot bunga di belakang-nya. "Brakk," suara pot bunga yang pecah membuat Robi dan Genta menoleh kaget. "Woy, siapa disana?," teriak Genta lantang. Genta segera berlari ke arah suara pot terjatuh, alangkah kaget nya dia saat melihat seorang perempuan seumuran dengannya menatap takut Genta. Genta menarik tangan Magenta membawanya pergi seraya berucap, "Lo ikut gue." - M a G e n t a - written by Dira (@zaynjani) and Fanya (@fanyanesyaa)
All Rights Reserved
#6
pretend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Kisah Seorang Shani CEO Muda Yang Cuek dan dingin ke semua orang (Shani)
  • Vericha Aflyn βœ”οΈ
  • Geanna[Lengkap]
  • ALSYA
  • ALSTARAN [END]
  • Siblings (Completed)
  • gadis boneka? (END)
  • Allya Theo Perjodohan? [On Goingβ™‘]
  • Diantara Kalian

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines