Detak Jantung Cinta

Detak Jantung Cinta

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 30, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Tagscerpen
Perjodohan.. Siapa sangka jodoh yang berakhir bahagia? Ya bagi Maya, ia dijodphkan oleh kedua orang tuanya dengan lelaki yang ia tabrak. Tapi dengan seiringnya waktu jantung Maya berubah. Apa yang dilakukan Alex sehingga Maya berubah? Apakah Maya menemukan Detak Jantung Cinta nya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suratan Takdir (SELESAI)
  • ANDAI AKU BISA
  • 𝗗𝗜𝗔 𝗜𝗞𝗬
  • Jodoh Pengganti END ✅
  • F dan Z  ( and )
  • MARRIED WITHOUT LOVE
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • Sebelum Kau Menghilang [END]
  • Terpisah oleh Takdir

"Diambang kebingungan, memilih antara Ayahku atau kamu pujaan hatiku. " Khairunnisa Amalia adalah gadis belia yang cantik, tetapi manja. Dia sering dirundung oleh teman-temannya. Dia dinikahi Ali-guru muda yang masih menginjak usia 20 tahun. Lebih tepatnya nama laki-laki tersebut adalah Ali Habibi Safwan. Suatu kejadian tiba-tiba merubah sikap Ali menjadi tidak sama lagi. Sehingga Annisa dihadapkan oleh pilihan, yaitu memilih antara ayahnya atau Ali. Sebenarnya, apa alasan Ali menikahi gadis seperti Annisa? Kenapa Ali berubah? Dan siapakah yang akan Annisa pilih? ------------------- Menggoda keduanya apalagi dari pihak sang bunda yang sangat ramah. Bahkan, mereka pun sangat mendukung Annisa menikah muda dengan Ali. Karena kenaikan orang tuanya dulu. "Baolehkan saya menge... cup kamu? " tanyanya dengan kalimat tertahan. Annisa terdiam. "Emangnya kalau udah nikah dan sah boleh kecup-kecupan ya, Pak? Bukannya, bukan mahrom? " Ia bertanya dengan wajah lugu. Bunda Syalum yang menjadi nyamuk lagi-lagi dibuat malu oleh anaknya. "Boleh dong, Sayang..., " gemasnya. Ali hanya memegang kepalanya sambil terkekeh gemas. Annisa menunduk malu. "Ya-ya udah, " katanya dengan suara tertahan. Ali mendekatkan wajahnya ke kening Annisa. "Ekh, Pak Ali, tapi jangan lama-lama ya, malu..." Ali mengangguk, lalu mengecup kening Annisa lama. Annisa memejamkan mata, menikmati sensasi aneh yang menjalar disekujur tubuhnya. Bunda Syalum sudah ngacir dan digantikan dengan sorakan godaan. Ali melepaskan kecupannya setelah mendengar godaan yang semakin menjadi-jadi. Annisa yang malu langsung memeluk tubuh Pak Suami. Wajah meronanya hanya bisa dilihat oleh Ali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines