Reminisensi

Reminisensi

  • WpView
    GELESEN 966
  • WpVote
    Stimmen 29
  • WpPart
    Teile 9
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Di., Jan. 17, 2017
WpInfo
Poesie
Masih ingatkah kita saat kecil dulu. Saat diminta menggambar pemandangan. Kita selalu saja menggambar matahari diantara dua gunung. Lalu ditengahnya ada jalanan meliuk-liuk seperti ular. Dipinggirnya ada rumah, sawah dan pepohonan. Sementara itu dilangitnya dihiasi awan dan burung-burung. xx Reminisensi adalah sebuah buku yang berisi haiku, puisi pendek yang berasal dari negeri sakura. Tapi dalam buku ini penulis akan menggunakan haiku dengan content khas Indonesia. Ditambah lagi dengan prosa lirik yang menjentik. Puisi dalam buku ini akan mengajak kita kembali mengenang masa-masa silam. Mengenang hal-hal kecil yang kadang mungkin diabaikan. Selamat mengenang. xx #Proyek menulis 100 haiku di 2017 #310, 0201171000
Alle Rechte vorbehalten
#156
kritik
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • KUMPULAN PUISI
  • Perkata
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Di Setiap Bilik Hati, Ada Kamu
  • Alam Berkisah
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • AKSA
  • Raindu (Hujan dan Rindu)
  • Tentang Kita

jika sebuah hati tak bisa mengungkap dengan lisan maka tulisan adalah media yang jujur untuk menjelaskan apa yang dirasakan Ig : SABDARINDU2 disana juga banyak puisi sama quotes

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien