I Love U My Spoiled Girlfriend

I Love U My Spoiled Girlfriend

  • WpView
    Reads 1,746
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 4, 2017
WpInfo
Fanfic
Bagaimana perasaanmu ketika memilih antara sahabat atau orang yang kamu cintai ? Tentu saja itu pilihan yang sulit. Awalnya aku bersikap biasa saja saat bersamanya. Tidak ada perasaan aneh dalam hatiku karena aku hanya menganggapnya sebagai kakak.yup, mengingat umurku berbeda 2 tahun darinya dan aku anak tunggal membuatku menganggapnya sebagai kakak. Namun seiring berjalannya waktu, ada getaran aneh yang entah apa itu ? Yang pasti aku tak mau ia dekat dengan cewek lain. -Princess Queenze AL- Sinopsis Completnya Ada Di Bagian Awal. So, if you want see complet sinopsis add this story in your library wattpad and read. Don' t forget to Vote and Comment Readers ❤
All Rights Reserved
#114
kevinjulio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AdeRa [End]
  • Bad Love
  • Cinta Kembar
  • Sepupu
  • CHAVANDA (End)
  • Forced Couple
  • Can You Love Me? [COMPLETE]
  • Only You. [END]
  • Inginku Memilikimu
  • KANARA [COMPLETED]

"Siapa cewek yang paling lo sayangi? awas aja kalo lo jawab 'bunda' lagi," "Rexa," Sial. Gara-gara keinget perkataan Altaf kok aku jadi aneh gini? Sebenernya wajar sih aku kan sahabatnya dari kecil sering kemana-mana bareng jadi ya normal-normal aja kalo dia sayang aku. Kenapa juga perasaanku ikutan berubah? Kenapa aku jadi berharap yang enggak-enggak. Aku jadi sering kepikiran, apa aku pantes buat dia maksudku lebih dari sekedar sahabat. Apa dia cocok buat aku? Apa aku..? Argh.. bisa gila aku lama-lama. Dan sialnya lagi jantung aku kaya ikutan marathon kalo lagi di deket dia. Perasaan dulu gak pernah deh, ni jantung kalem-kalem aja. Apa aku lagi sakit ya makanya gini? Yang gue takutin itu kalo aku suka sama Al. Bukan rasa suka sebagai sahabat yang semestinya atau sekedar perasaan sayang antara temen sama temen. Aih, takutnya dia ketawa kalo aku cerita soal ini. Dulu aku bisa membantah jika aku gak bakal suka dia dengan gampang. Sekarang, alih-alih membantah mengubur rasa itu pun aku tak bisa. No, pokoknya aku gak mau mengakui perasaanku. Oke. Kalo gini aku harus antisipasi, mundur dikit lah. Minimal membatasi diri takutnya kelewatan. Pura-pura gak liat. Pura-pura gak peduli. Gak mungkin kan aku suka sahabat sendiri? Ya, pastinya. Apalagi sekarang Al udah punya Ara. [Cerita ini diikutsertakan dalam WWC2020] Sumber Cover : Pinterest (Adrianne)

More details
WpActionLinkContent Guidelines