Bocah-Bocah SLB Kagok

Bocah-Bocah SLB Kagok

  • WpView
    MGA BUMASA 1,911
  • WpVote
    Mga Boto 370
  • WpPart
    Mga Parte 8
WpMetadataReadOngoing1h 11m
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Aug 21, 2017
Aku gak tahu. Gak tahu seberapa besar porsi rasa syukur yang pantas memenuhi hati para orang tua dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Seberapa besar orang tua mampu menerima keadaan bila anaknya diputuskan harus masuk ke SLB dan bukan di sekolah normal. Seberapa dalam kekecewaan yang akan menggerogoti hati mereka ketika melihat anak tetangga normal sedangkan anaknya sendiri punya keterbatasan. Seberapa kuat mereka menyalahkan sesuatu, seseorang, atau bahkan Tuhannya sendiri ketika mendengar vonis gangguan melekat dalam diri buah hatinya. Dan butuh berapa lama orang tua untuk mengakui keterbatasan anaknya. Buku ini bercerita tentang tiga orang wanita kuat yang hidup di gang-gang kecil. Bersama anak retardasi mental kecintaan mereka, bersama rumah kecil nan sederhana, bersama keterbatasan keuangan, mereka menginspirasi seorang mahasiswa psikologi.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • The World I Never Knew
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • Bumi
  • Shanarqie
  • ATHASYA [TERBIT] βœ“
  • I'II Smile Even it is Hurts

Ketika bulan bersinar terlihat seorang gadis yang tergeletak di bawah pohon yang cukup besar.Gadis Dengan pakaian yang lusuh serta tubuh yang kurus dengan beberapa luka di sekujur tubuhnya, dengan perlahan bulu matanya terangkat dan memperlihatkan bola mata berwarna grey yang indah. "kenapa aku disini bukankah tadi aku terjatuh dari tangga karena wanita tua sialan itu, lalku kenapa aku bisa di hutan ini" ucap gadis itu didalam hati dengan mata yang menelisik ke sekelilingnya.Gadis itu ingat terakhir ia sedang bertengkar dengan ayahnya karena iya tidak mematuhi perintah papanya , ia berniat keluar rumah namun sialnya ia bertemu ibu tirinya yang mencegat dia di tangga menuju kebawah. "Mau kemana sayang bukan kah ini sudah malam " tanya sang ibu tiri. "Itu bukan urusanmu minggir aku sedang malas berdebat dengan wanita ular sepertimu" ucap gadis itu. "Jiaa!! ayah sudah pernah bilang padamu jaga tutur katamu pada ibumu" ucap pria paruh baya yang tidak lain adalah ayah gadis itu. "Dia bukan ibuku pa! dia adalah wanita yang tidak tau malu dengan menusuk ibu dari belakang hiks" sentak gadis itu kepada ayahnya " jika bukan karna wanita itu maka pasti ibu masih ada yah" ucap lirih sang gadis. Namun reaksi yang ayahnya lakukan jauh diluar fikirannya tiba tiba. Plakk "jaga bicaramu dia ibumu sekarang hormati dia". penasaran dengan kelanjutannya ayo simak ceritanya kuy

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman