Bocah-Bocah SLB Kagok

Bocah-Bocah SLB Kagok

  • WpView
    LECTURAS 1,911
  • WpVote
    Votos 370
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa1h 11m
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 21, 2017
Aku gak tahu. Gak tahu seberapa besar porsi rasa syukur yang pantas memenuhi hati para orang tua dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Seberapa besar orang tua mampu menerima keadaan bila anaknya diputuskan harus masuk ke SLB dan bukan di sekolah normal. Seberapa dalam kekecewaan yang akan menggerogoti hati mereka ketika melihat anak tetangga normal sedangkan anaknya sendiri punya keterbatasan. Seberapa kuat mereka menyalahkan sesuatu, seseorang, atau bahkan Tuhannya sendiri ketika mendengar vonis gangguan melekat dalam diri buah hatinya. Dan butuh berapa lama orang tua untuk mengakui keterbatasan anaknya. Buku ini bercerita tentang tiga orang wanita kuat yang hidup di gang-gang kecil. Bersama anak retardasi mental kecintaan mereka, bersama rumah kecil nan sederhana, bersama keterbatasan keuangan, mereka menginspirasi seorang mahasiswa psikologi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tania
  • WHEN MR. PERFECTIONIST FALL IN LOVE..
  • My Best Mama
  • Cinta Biar Betul ?
  • I'II Smile Even it is Hurts
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • Shanarqie
Tania

SINOPSIS Perkenalan ku dengan Tania membuat hatiku berbunga, mengapa tidak ? Ia seorang gadis idaman bagi setiap laki-laki yang normal tentunya, cantik, anggun dan yang terpenting ia ramah walaupun orang tuanya termasuk terpandang di kota tempatku tinggal. Satu hal yang patut kusyukuri, sejak perkenalan itu, sikapku yang liar menjadi jauh berkurang, aku sendiri cukup 'surprise' akan perubahan ini, apakah ini tanda - tanda dari kedewasaan seorang laki-laki? Aku sendiri tak percaya hal ini, hubungan serius dengannya bisa terjalin, aku hanyalah laki-laki yang biasa saja, hanya bermodalkan kepercayaan diri dan berkata jujur keadaan diriku apa adanya. Satu hal lagi, kami bagaikan bumi dan langit, Tania datang dari keluarga yang sangat berada dan aku dari keluarga yang sangat sederhana. Tapi sikap Tania ini membuatku tambah suka dengannya, aku suka dengan sikapnya yang mau menerima aku apa adanya, dengan motor tuaku, kami sering jalan-jalan bersama, tentu itu dapat terjadi berkat akal-akalan dari kami berdua, karena Tania selalu di jemput oleh supir pribadinya. Sampai akhirnya, kejadian yang tak kami harapkan terjadi ! Aku dan Tania terjerumus dalam hal yang seharusnya tak boleh kami lakukan sampai saat malam pertama... Dan perjuangan seberapa besar cinta kami sebenarnya baru saja di mulai...perjuangan panjang terhampar di biduk yang masih labil dan mudah terombang ambing, mampukah aku dan Tania melewatinya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido