Senja Dikala Hujan

Senja Dikala Hujan

  • WpView
    Odsłon 363
  • WpVote
    Głosy 23
  • WpPart
    Części 5
WpMetadataReadZakończone wt., gru 26, 2017
WpInfo
Fikcja
Romans
"Andai kau tak pergi meninggalkanku. Andai saat itu kau mau mendengarkanku, dan andai-andai lain yang ada di kepala batumu itu. Sayangnya permintaan maafmu tak dapat menyembuhkan luka di hatiku. Maaf." -Abigail "Jika saat itu aku tak meninggalkanmu, bersediakah kau untuk tetap berjalan di sampingku? Karena nyatanya kau adalah kedua kakiku." -Keane #Masih newbie, amatiran. Mohon voment-nya yaa, makasih^^
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Behind After
  • Friend's Zone's
  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Ketraka Mafy
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • LOST [TAHAP REVISI]
  • It Wasn't You, Right? (Vkook)

Kita semu, dan aku mungkin hanya cerita tidak menyenangkan lainnya dari cinta pertamamu yang kelabu. Kita tiada, seperti suara riuh dari hujan yang sia-sia. -- [Beberapa part sengaja di-unpublish sementara karena proses revisi] Setelah kemarin, aku memutuskan menuliskanmu dalam cerita, sebagai bentuk penerimaan terbesarku usai kehilangan. Sebelum sampai Bandung pun, aku tahu aku hanya bersembunyi dibalik kata 'setelah' dan kita yang selesai. Sementara kamu tidak pernah hilang. Meski aku sudah tahu, rasanya kau seperti waktu, sementara aku hanya pergantian dari hujanmu yang usai--pun kemaraumu yang selesai. Aku masih bersikeras melupakan, El, mengisi hujan yang terlalu riuh dan pergantian musim yang terlalu lengang. Bandung sudah mengirimkan banyak orang-orang baru, memberitahu jika tanpa hadirmu pun, aku bisa melalui semuanya. Namun tetap saja, hatiku batu. Seluruh penuh dan kosong hanya meyakinkanku soal kamu. Sementara bagimu, aku tidak pernah punya ruang, bukan? Aku hanya kosong yang senang ketika kauminta menggenapkanmu paksa, memulihkanmu dari bekas luka dan cerita lama. Sudah hampir setengah dasawarsa, dan aku memutuskan menuliskanmu dalam cerita, menulis seluruh riuh hujan yang gembira dan cerita tentang perempuan kaku yang pandai berpura-pura. Terima kasih, El. Kau tetap manusia meneduhkan dan sungguh berharga bahkan setelah Bandung berhasil mengubah sebagian besar dari bagaimana aku melihat dunia. [COMPLETED]

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści