Doi
  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 18, 2017
"Kamu besok sibuk gak?" Sindi melihat layar pada hp nya yang sedari tadi menyala. Menandakan Sebuah pesan singkat masuk. Kemudian ia mengambilnya lalu membalasnya dengan malas. "Kenapa emangnya? " "Ketemuan yuk, aku kangen " "Gue gabisa janji" "Aku gak maksa ko, kalo gak bisa juga gapapa" "Okey" "Hehe iya" Setelah itu ia tak lagi membalas pesan singkat tersebut. Ia begitu malas untuk meladeni orang itu. Pesan singkat itu memang berasal dari kekasihnya Renaldi. Yang sudah sekitar sebulan menjalin hubungan denganya. Entah karna apa ia memang sejak awal tidak suka dengan kekasihnya itu. Semuanya palsu. Ia menerima Renal sebagai kekasih nya itu karna terpaksa. Karna menurutnya ia kasihan pada Renal yang tak henti hentinya memperjuangkan dirinya. Entah itu mencari perhatiannya atau apapun itu. Awalnya ia memang menolak renal. Ia tak mengubris semua sikap Renal padanya. Tak ada habis nya Renal menyatakan perasaannya padanya. Ia juga tipikal orang yang cuek tetapi masih ada sedikit rasa simpati di dirinya itu. Ia merasa kasihan dan tidak tega pada Renal karna sikapnya yang selalu acuh padanya. Dan pada akhirnya ia memilih untuk menerima Renal sebagai kekasihnya meski tanpa Cinta dan juga karna sebuah keterpaksaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Don't Talk About Money
  • 36 days with you {saida} [End]
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • Aku Ingin Bercerita
  • Family Absurd (Tamat)
  • Red Velvet & Sunrise
  • Story Of Love
  • EPIPHANY

"Ck, itu muka lama lama gue cakar juga nih?!" "Astaghfirullah" "YA ELU BAYANGIN AJA BANG?! KITA BERJAM JAM KEJEBAK MACET?!?!" "Emm, emangnya gue ada salah sama dia? Ko dia ngeliat gue gitu banget sih" "Hahaha, sekarang gue tau. Alasan apa supaya gue bisa matiin ini perasaan" 🌟🌟🌟🌟🌟🌟 🌟🌟🌟🌟🌟🌟 "Nih bocah kenapa?" "Ya elah, kagetan amet jadi orang" "Segitu bahagianya, padahal baru ngeliat gedungnya" "Gak..Tau.." "Kenapa baru kali ini gue ngerasa nyesel ya.." 🌹🌹🌹🌹🌹🌹 🌹🌹🌹🌹🌹🌹 Tentang seorang senior yg terkenal dingin dan seorang junior yg memiliki sifat kelewatan random. Sebenarnya, ia hanya dingin terhadap orang luar. Nyata ia cukup heboh juga. Berawal dari sang senior yg membantu tugas yg tidak di mengerti juniornya. Sampai suatu hari mereka berdua menghabiskan waktu bersama. Seiring waktu yg mereka habiskan bersama. Mereka berdua tidak menyadari perasaan yg perlahan tumbuh di hati ke duanya. Saat perasaan itu mulai tumbuh, ada seseorang yg meminta bantuan sang senior untuk mendekatkan dirinya ke junior kesayangannya. Dari berawal ia menolak, sampai suatu tawaran yg begitu menggiurkan untuknya. Mampu kah senior ini membunuh perasaannya atau malah sebaliknya? Lalu, bagaimana sang junior? Mampu kah ia membongkar perubahan sifat sang seniornya. Yg sebelumnya cukup hangat ke dirinya, dan sekarang seniornya itu menjadi dingin ke dirinya. ❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣ 🌟TAMAT🌟 Seperti yg sudah sudah me peringatkan. Didalam sana ada tingkah atau tindakan atau perkataan yg tidak patut di contoh. Mereka hadir untuk mendukung suasana didalam cerita ini. Jadi, jangan di contoh ya. sssooo.. SEKIAN DAN TERIMA VOTE & COMMENT♡(> ਊ <)♡ Salam hangat dari hungel🍁🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines