Tertanda, aku

Tertanda, aku

  • WpView
    LETTURE 135
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, nov 26, 2017
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Anggap saja diari sang penulis yang kesepian, stres, dan nyaris depresi. Daripada energi disalurkan ke hal berbau negatif, penulis ingin sesekali hidupnya beraroma positif. Jadi ya, isinya memang curahan hati sungguhan yang menye-menye dan lebay. Maklum. Diterbitkan jika ada keinginan saja, tidak berharap ada yang mengulik, tapi syukur-syukur ada yang khilaf sampai lupa sudah menekan si bintang kecil :) ▶▷ deepintominds, jan 3rd 2017
Tutti i diritti riservati
#17
lonely
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ✔ Cahaya Bulan Putih Bos Besar Yang Gagap
  • Be With Me
  • Cerita Setelah Hujan
  • Broken Heart [Completed]
  • Ketika Bintang Kehilangan Cahayanya
  • [✓]Suami kaya punya kemampuan membaca pikiran [ Pakai Buku]
  • mr.bean Ibrahim  End|

Sinopsis: Cheng Chu selalu berpikir bahwa dia dan Gu Miao akan menikah hanya atas nama. Itu adalah pernikahan bisnis yang tampak seperti pasangan yang sempurna. Sampai kecelakaan mobil terjadi dan Gu Miao melindunginya dengan kuat. Di saat-saat terakhir dalam hidupnya, Cheng Chu mendengarnya menyatakan perasaannya. Setelah bangun lagi, Cheng Chu kembali ke era sekolah menengah. Dia menemukan bahwa anak autis dan gagap di kelas itu ternyata adalah suaminya yang baru menikah, pengusaha besar di masa depan. Dia ingin memberinya kompensasi dengan baik. * Di sekolah menengah, Cheng Chu adalah impian banyak anak laki-laki. Gu Miao tetap tersembunyi dalam kegelapan, mengetahui bahwa dia tidak pantas untuknya, tetapi khayalan di hatinya masih tumbuh seperti rumput liar. Dia pikir itu adalah cinta yang pahit dan putus asa. Sampai sore itu, ketika sinar matahari yang cerah membanjiri ruang kelas, gadis itu berdiri di depan mejanya dan bertanya sambil tersenyum: "Maukah kamu duduk di meja yang sama denganku?" * ** "Tuan Gu Miao, apakah Anda ingin menikah dengan Nn. Cheng Chu? Cintai dia dan setia padanya, tidak peduli apakah dia miskin, sakit, atau cacat, sampai mati. " tanya pendeta di atas panggung. Namun mempelai pria tidak menjawab untuk waktu yang lama. Di hotel, pakaiannya harum dan bayangan berkumpul, dan lampu kristal yang menyilaukan memantulkan cahaya yang menyilaukan. Orang paling bergengsi di seluruh kota, Tuan Gu, yang biasanya acuh tak acuh dan tegas, matanya memerah, dan butuh waktu lama baginya untuk berkata "A-aku- aku bersedia." ** *Bukan milik Xy *TANPA EDIT

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti