Story cover for LIFE. by Syahbd
LIFE.
  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Jan 02, 2017
Ini hanyalah sebuah pengalaman. Tentang peran cinta yang bertepis, tak terungkapkan, atau hanya sebatas distraksi yang membunuh di akhir. 

Ini hanyalah sebuah pembuktian bahwa cinta hidup dan menghidupi diatas bayang manusia. Membuat tegur sapa terasa sendu, membuat pertemuan terasa canggung, Membuat setiap jarak adalah semu, membuat setiap perpisahan terasa kelu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan LIFE. ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#419teenlite
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
EPIPHANY cover
You Are Mine [Terbit] cover
Cinta Salah cover
ADEUS  cover
Diana cover
Tenggelam Dalam Rindu  cover
Betrayal Of Love (SlowUp)  cover
MISSHELLA ✔ cover
Kita Sembuh Bareng? cover

EPIPHANY

63 bab Lengkap

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah