Head Over Heels (Kisah Cinta Ironis Sam dan Luh)

Head Over Heels (Kisah Cinta Ironis Sam dan Luh)

  • WpView
    Reads 156,673
  • WpVote
    Votes 13,229
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 15, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Samudra Joseph Reagan dan Luhara Lituhayu putus di malam anniversary ke-7 mereka. Selain karena orangtuanya, alasan Luh meminta putus juga cukup realistis; Sam belum punya pekerjaan yang layak, dan rasa-rasanya, keputusannya tersebut sudah sangat tepat. Setelah menjalani hari-hari terpuruknya pascaputus (atau lebih tepatnya, DIPUTUSIN!!!), salah seorang sahabatnya menawari Sam pekerjaan sebagai Art Director di perusahaan iklan yang membuat keuangannya kembali stabil, bahkan bisa dikatakan cukup sukses. Sementara itu, efek putus dengan Sam membuat Luh frustrasi dan beberapa kali mendapat teguran dari atasan, hingga kontrak kerjanya sebagai presenter televisi swasta tidak lagi diperpanjang. Akibat lama menganggur, Luh membutuhkan dana untuk membayar sewa apartemen, atau dia pindah ke Yogyakarta dan menerima tawaran ibunya menikah dengan salah satu anak kerabatnya yang sama sekali tidak dia kenali. Untungnya, pada suatu hari dia membuka twitter dan mendapati tweet Sam yang sedang mencari tempat tinggal di kawasan apartemennya. Karena darurat, Luh menawarkan kamar di apartemen nya, kemudian Sam bersedia dan tinggal bersama Luh. Selesai begitu saja? Tentu saja tidak. Kenyataannya, setahun berlalu tidak serta-merta membuat keduanya berhasil move up. Hanya saja, keduanya terlalu gengsi untuk mengakui hal tersebut, sampai beberapa kejadian; Luh yang cemburu melihat Sam dekat dengan Keane (copy writer di kantor Sam bekerja yang punya perasaan lebih ke Sam) begitu juga Sam yang tidak menyukai Adam (atasan Luh di tempat kerjanya yang baru, yang sempat membuat Luh jatuh hati karena sosok matang seperti Adam yang diinginkan ibunya, meskipun lelaki itu berstatus sebagai seorang duda dengan satu anak) membuat mereka terlibat konflik yang berakhir dengan sebuah pengakuan; mereka masih saling mencintai satu sama lain. Mari kita cari kesimpulannya bersama-sama. Apakah Sam dan Luh benar-benar tidak bisa mengenyahkan perasaan cinta mereka masing-masing?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unmatch The Parents
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • My Sweetest Popcorn
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • Cinta Salah Kirim
  • MOMENT[On GOING]
  • Hello Goodbye
  • Say Bye
  • Dia (Buku 1: Bagian 1)

Chasity dan Cassidy, sama-sama nggak mau punya orang tua baru lagi. Cassie udah capek gonta-ganti akte keluarga sampai empat kali gara-gara maminya yang naif selalu berpikir cinta terakhirnya adalah cinta sejati. Cinta sejati harus dinikahi, dan cinta yang hilang harus berakhir dengan perceraian. Over and over again. Cassidy punya masa lalu nggak menyenangkan dengan ayahnya yang supersibuk dan mengabaikan keluarga mereka, sehingga pesan terakhir mendiang ibunya adalah, "Jangan izinkan ayahmu menikah lagi!" Chasity dan Cassidy bukan saudara kembar meski nama mereka hampir sama, dan meski mereka menggambarkan kehidupan rumah tangga orang tua mereka seperti anak lima belas tahun, sebenarnya mereka sudah sama-sama dewasa. Cassie hanya ingin hidup tenang, dia ingin berhenti mendengar suara ranjang bergetar dari kamar sebelah tiap akhir pekan. Cassidy, atau yang minta dipanggil Keb supaya namanya nggak mirip sama Cassie, hanya ingin mewujudkan wasiat terakhir dari perempuan yang sangat dicintainya. Mereka bekerja sama menggagalkan niat orang tua mereka untuk menikah lagi. Menurut Keb jalan terbaik untuk memisahkan mereka adalah balapan ke pelaminan...

More details
WpActionLinkContent Guidelines