Magic Hearts

Magic Hearts

  • WpView
    MGA BUMASA 786
  • WpVote
    Mga Boto 250
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Dec 7, 2017
Grapic by : LukeFonFabre43 Sword? Gun? Magic? Relation? Battle? Kesatria? Army? War? Power? Musik? Last time? Or destiny? Kini para pemuda yang berasal dari kota Reverse, diharuskan ikut dalam peperangan. Disini banyak kisah duka dan suka yang dialami oleh mereka. Namun tanpa mereka sadari, demi menuntaskan perang yang sudah merebut banyak korban ini, Mereka harus bertempur dengan seseorang yang benar-benar tak mereka duga. Dan mereka dibawa kembali kemasa lalu.....masa lalu yang indah namun kini menjadi ancaman. Kekuatan? Mungkin sangat penting bagi sebagian orang. Tapi tidak untuknya baginya kekuatan adalah bencana. Ia memilih mati daripada harus memiliki kekuatan, ia tak peduli dengan pendapat orang. Ia hanya ingin kembali kemasa lalu. Back to last time.... "Aku ingin kembali kemasa dimana kita bersama, dan aku tak mau memiliki kekuatan aku hanya ingin kita kembali, andai aku memiliki jam waktu maka aku akan memutar kembali kehidupan ini....
All Rights Reserved
#25
friendsship
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Lihat Aja Langit (Batch 1)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • The First, Not the Last
  • My Bromance [18+] End
  • Hati Hati Menjaga Hati
  • I Was The Evil Witch
  • Villain Also Has A Reason [END]

Kekuatan petir fase ke-6 malam itu membuat dirinya kehilangan kekuatan lagi untuk menahan sakitnya dan membuat fase yang sebelumnya lenyap ditambah dirinya mulai terpental karena koordinasi tubuh yang berantakan dan semprotan darah dari perut yang terus menyembur selama dia di udara. Sial, apakah aku harus mati sekarang? Tapi, Rembulan malam ini indah juga ya, suasana dingin ini saja aku masih lupa, sejak tanding tadi...Pikir Reho yang sudah mengigau dan kesadaran yang mulai menurun. "Kak, Reho, jangan menyerah ya," sebuah suara dari gadis kecil berhasil membuat dirinya yang nyaris tak sadarkan diri itu melihat adiknya yang tersenyum manis padanya ditengah ladang. Tidak, mungkin aku dalam kondisi berat, tapi semangat tak boleh ikut berat, Hiya! Walaupun tak bisa berdiri atau merangkak, aku akan mengesot, walau aku tak bisa berteriak, aku akan berusaha, aku tak ingin susan mati sia-sia, aku masih harus membalas kematiannya, harus, harus, harus.... Teriak Reho dalam hatinya sambil terus menggerakkan tangannya walau anggota geraknya mati rasa, hingga saat tangan meloncatkan dirinya ketengah jalan itu. "Semangat Kak, ayo lebih tinggi lompatnya, ayo kak, sekarang harus 20 kali lompat ya kak," semangat susan yang melihat Reho yang memainkan lompat tali hingga 20 kali. "Yeay, akhirnya kakak bisa, jangan lupa latihan ya kak," senyum manis Susan yang dibalas senyuman manis Reho kecil, namun sebuah kata ditengah ladang itu, "Oke kak aku pergi dulu ya kak, aku tunggu kakak nanti ya disana," tunjuk susan ke langit diatas mereka dan tersenyum manis sambil terangkat dirinya, "Aku sayang kakak, Hati-hati ya kak, tetaplah hidup, nanti kita ketemu lagi kak, dadah kak," ucap Susan yang naik terus dari di tengah-tengah ladang itu. "Susan." #32 kepenulisan (26.03.21)

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman