Why You Come?

Why You Come?

  • WpView
    Leituras 536
  • WpVote
    Votos 60
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, dez 14, 2017
"Orang yang berani kecewa, gak datang 2x lit. Dan, orang itu adalah aku" "Terkadang Tuhan itu gak adil dalam beberapa episode kehidupan" "kau kira ini sinetron? Kalo galau jam disangku "ada kalanya kita yang jadi pemeran utama, dan ada kalnya kita jadi pemeran pembantu bahkan bisa saja kita gak dapat peran", randy memotong pembicaraanku. Aku sedikit kesal padanya "ada kalanya kita jadi sorotan kamera, hal yang gak pernah kita bayangkan dapat kita rasakan tanpa kita minta bahkan kita paksa. Dan kau tau lit? Mengapa aku selalu tersenyum dan bertingkah ugal-ugalan saat bersamamu?" Randy menatapku, dan menatapku. Apa dia tak tau jantungku hampir keluar dari tulang dadaku saat ditatap seperti ini?! "Nggak, emang kenapa?" "karna saat aku bersamamu, aku udah gak di episode itu lagi. Aku udah sepenuhnya keluar dari drama itu, dan untuk mendapatkan hal yang didapatkan pemeran utama adalah Kerja keras. Kerja keras dan usahaku yang bisa sedikit memberiku waktu merasajan bagaimana cinta itu ada" "Dan cinta itu adalah kau Talita"
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Tokoh Utama
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Love To Close your eyes
  • Rendra dan, Adara.
  • Just Friend
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • Beautiful Sunset
  • Semesta (offGun)
  • CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo