my bad boy

my bad boy

  • WpView
    OKUNANLAR 2,255
  • WpVote
    Oylar 36
  • WpPart
    Bölümler 12
WpMetadataReadYetişkinTamamlanmış Hikaye Çar, Haz 21, 2017
"Bilang maaf!"perintah rava dengan nafas memburu, sejenak aku mengatur nafasku, dengan galak ku jawab ," engga a..aammmmppphhh!!" Aku terkejut saat bibir rava sudah mendarat di bibirku, dan dia langsung menyesap kuat bibir bawahku. Tubuhku langsung mengejang, terasa ada aliran listrik menyengat dihatiku, dadaku langsung bergemuruh, aliran darahku mengalir deras di setiap nadi, nafasku tersengal, wajahku memerah menahan malu, juga marah. Hanya beberapa detik saja, rava langsung melepaskan ciumannya. Reflek aku mendorong tubuhnya dengan kuat dan berlari keluar kelas.sempat kulihat wajah rava tertegun. Aku benar-benar malu! Rava sialaaan!
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • It HURTS
  • Need Someone💔
  • My Crush [ END ]
  • Menyimpan Rasa (END)
  • semesta membatu
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • RAVSYA
  • Arsyilazka
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi