Story cover for The Feeling by dinnizikrilia163
The Feeling
  • WpView
    Reads 2,694
  • WpVote
    Votes 882
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 2,694
  • WpVote
    Votes 882
  • WpPart
    Parts 11
Complete, First published Jan 04, 2017
Awalnya, Kayla hanya ingin mengadukan keributan yang terjadi di kelasnya.

Namun, karna hal itu, Kayla jadi berurusan dengan Dito, cowok Most Wanted di sekolahnya.

Apa jadinya jika Dito selalu mengusik hidup Kayla?

©copyright by Dinni
February 2017
All Rights Reserved
Sign up to add The Feeling to your library and receive updates
or
#263kayla
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Hema Alkaris (and his life) cover
Only you (Lengkap✔) cover
Just You cover
Pal In Love cover
My Introvert Girl(On going) cover
Crush On You cover
YOU'R MY FRIENDZONE [Completed] cover
KeylanDara [SUDAH TERSEDIA DI GRAMEDIA] cover
Takdir yang Menyatu  cover

Hema Alkaris (and his life)

20 parts Ongoing

"Woy, cewek beasiswa!" Suara Saiful menggema di ruang kelas. Nada suaranya santai, tapi jelas menyindir. Gak perlu jadi jenius buat tahu siapa yang dia maksud, karna cuma ada satu cewek di sekolah ini yang masuk lewat jalur beasiswa. Dara. Dara yang lagi duduk langsung reflek noleh. Matanya langsung menangkap sosok Saiful yang berdiri dengan gaya sok keren, dua tangan masuk ke saku celana, dagu sedikit terangkat. Senyumnya... ngeselin banget. Dara tarik napas sebentar, lalu senyum tipis. Bukan senyum ramah, melainkan lebih ke senyum "jangan main-main sama gue." Dia bangkit, langkahnya santai tapi pasti. Dan sekarang, jarak mereka cuma sejangkal. Dara harus mendongak sedikit buat bisa lihat muka Saiful dengan jelas. Matanya tajam, suaranya tenang tapi penuh tantangan. "Kenapa? Perlu bantuan, dasar Iron Man terbang." Ekspresi Saiful langsung berubah. Kaget. 'Nih cewek tau dari mana?' pikirnya. Tiba-tiba, Saiful angkat tangannya dan dengan santai nyentuh dagu Dara, ngeratain pandangan mereka. Tatapannya lebih serius sekarang-ada sesuatu yang dia coba cari di mata Dara. Tapi cuma sebentar. Dia langsung ngelepasin tangannya. "Gue tau lo, cewek seragam luntur." Nada suaranya tajam, hampir kayak tuduhan. Dara nggak mundur sedikit pun. Malah sebaliknya. Tangan kirinya langsung narik dasi Saiful pelan tapi pasti, bikin cowok itu harus nurunin sedikit kepalanya. "Jangan lupa," bisik Dara. "Semua ini gara-gara lo."