Satria Nusantara High School Detective Case 2

Satria Nusantara High School Detective Case 2

  • WpView
    LECTURAS 1,038
  • WpVote
    Votos 76
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 21, 2017
Kali ini Satria, Momo dan teman-teman menghadapi satu lagi kasus yang rumit. Segelas teh maut merenggut jiwa dari anak kolongmerat terkenal. Pembunuhan disebuah Cafe yang ramai itu terjadi didepan kedua mata Satria dan Momo. Motif yang tersembunyi, serta kasus lain yang ikut bercampur aduk didalamnya, menambah kompleks kasus yang dihadapinya kali ini. Tidak hanya kasus teh beracun yang menjadi batu ganjalannya kali ini. Satria juga dihadapkan pada permintaan seorang klien yang tidak biasa, mengalahkan sebuah GUILD terbaik dalam sebuah game yang populer dikalangan remaja. Strategi dan teamwork klub detektif yang baru saja dibentuk benar-benar diuji karena permintaan klien tersebut.
Todos los derechos reservados
#289
teh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Shadow in the Lab
  • Bound to Him
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido