Be Move On

Be Move On

  • WpView
    LECTURAS 77,388
  • WpVote
    Votos 212
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 19, 2019
Maura tidak bisa berbuat apa-apa saat Revan memilih kembali bersama dengan mantan pacarnya. Menyangkalpun dia tak mampu, apalagi mencegah. Dia sudah terlanjur membenci kedua orang yang telah menghancurkan hatinya itu. Penghiatan adalah hal terakhir yang diinginkan Maura selama 15 tahun hidupnya. Sialnya, Maura satu kelas dengan laki-laki sialan itu. Yang membuatnya mau tak mau harus menyaksikan kemesraan memuakkan mereka. Di depan matanya, tanpa tahu malu. Saat Maura sedang hancur-hancurnya, Eza, sahabatnya, datang untuk membantunya Move On. Atau lebih tepat disebut, memaksanya. ••• "Emangnya aku siapa? Hanya sebatas mantan! Tidak berhak apapun atas dia! Harusnya aku bisa menerima dia bahagia bersama pilihannya! Tapi kenapa rasanya sangat sulit?" -Maura Mikhaila Azhar "Gue gak akan nyuruh lo lupain cowok itu, karena lo gak akan pernah bisa. Gue cuma minta lo buat ngerelain dia. Gue gak tega ngeliat sahabat gue terus-terusan tersiksa. Gue gak rela air mata lo terbuang sia-sia karena cowok brengsek itu." -Audzee Reza Nugraha ••• Move On itu masalah hati. Move On itu atas dasar kemauan, bukan keterpaksaaan. Move On itu gak harus cari pelarian.
Todos los derechos reservados
#324
dilan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Menyimpan Rasa
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • ALANDRA [TAMAT✓]
  • WHO ARE YOU? [End]
  • ATHALARIQ
  • ELSA [ON GOING]
  • Sherlan
  • Different Way
  • Letha
  • Untitled:Iridescent | SEKUEL | COMPLETE |

Selama ini aku yang punya rasa lebih. Aku yang berharap kamu sadar tanpa harus kuberitahu secara langsung. Aku yang pengecut, bersembunyi dengan topeng persahabatan. Yang hanya diam karena sadar kamu menyukai temanku sendiri. Seperti itu hingga kini aku menyadari ada rasa-rasa lain di sekitar kita. Bukan hanya tentang aku, rasa-rasa itu juga melibatkan kamu, dia dan dirinya. Akibatnya, setiap dari kita menjadi berubah. Kamu berbeda, aku berbeda, mereka pun berbeda. Kadang aku berpikir untuk menjadi egois saja agar bisa memilikimu tapi sekarang aku harus bagaimana? Bagaimana aku mau egois ketika aku memiliki rasa lain? Teruntuk kamu yang membaca ini. Kuharap dapat mengerti jika berada di posisiku. Mengerti bagaimana tertekannya aku dengan semua hal ini. Saat kamu membaca ini, berarti kamu sudah menjadi pendengar keluh kesahku:) -A ©opy®ight 2018 by @Akuelalala

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido