Tak Seindah Namaku

Tak Seindah Namaku

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 8, 2017
Walau terdengar klise, nyatanya Realita tak seindah Ekspetasi. Keindahan nama tak seindah alur kisah si pemilik nama. Mengapa semua begini ? Hidupku Tak Seindah namaku. Kesal, tapi apa aku harus melawan takdir ? Atau harus berlari dari takdir ? Just go with the flow, maybe, that's only cara untuk menyelami segalanya. Percayalah, sesuatu akan indah pada waktunya. Let's read this story :)
All Rights Reserved
#184
poet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind the Silence
  • Hopeless
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • You (J & M)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Just Words
  • REGATHAN [END]
  • AYARA [END]

Di balik keheningan, ada kisah yang tak pernah benar-benar bisu. Di balik diam, ada doa yang tak terdengar, ada luka yang tak terlihat. Dalam perjalanan yang tak pernah terbayangkan, aku belajar menerima setiap luka, kecewa, dan kehilangan. Tentangku yang tetap berdiri meski hatiku sepenuhnya telah retak. Tentang jiwa yang menyimpan badai di balik senyum, yang memilih diam saat dunia tak mampu memahami dan menangis hanya di hadapan-Nya. Ketika hidup tak berjalan sesuai harapan, ia belajar menerima, memaafkan, dan melepaskan. Behind The Silence bukan hanya tentang kesedihan. Ini tentang perjalanan menemukan makna dalam kehilangan, keikhlasan dalam luka, dan harapan yang perlahan Allah tumbuhkan, meski dari retakan yang paling dalam. Ada air mata yang jatuh tanpa suara, ada luka yang tak pernah terucap, hanya terasa di relung terdalam jiwa. Behind The Silence adalah kisah tentang menerima rapuh, merangkul sepi, dan perlahan belajar bahwa di balik diam, ada doa yang lirih dan harapan yang selalu hidup, meski nyaris padam. Untukmu yang pernah merasa sendiri, buku ini adalah pelukan. Note : Diangkat dari kisah nyata. Tentang kehilangan ayah, perjuangan di tanah rantau, dan langkah kecil untuk berdamai dengan luka. Sebuah perjalanan menuju kekuatan yang lahir dari air mata. Cover by : Canva Written by: misyaanindyaa Ig: @misyaanindyaa_ Tiktok: @misyaanindyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines