Yell in a Silent

Yell in a Silent

  • WpView
    LECTURAS 889
  • WpVote
    Votos 120
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 15, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Namaku Kirei, yang artinya "Indah". Tapi hidupku ini tidaklah indah sebagaimana namaku. Aku bernafas, aku hidup, layaknya manusia pada umumnya. Tampilanku biasa, tiada suatu pun yang spesial, yang mana bisa membuatmu betah melihatku lama-lama, dara yang standar. Namaku Kirei, aku seorang yang bisu, tapi aku ingin bernyanyi. Juga tak lebih dari sebuah ranting kayu yang tergeletak di tanah, yang kemudian ada seorang membawaku. Bukan berterimakasih, justru aku berharap yang lebih daripadanya. Inilah aku, Kirei, hidupku tak seindah namaku. Dan aku menginginkan hal lebih dari apa yang terbatas padaku. "DASAR MAKHLUK TAK SADAR DIRI!"
Todos los derechos reservados
#7
teeneger
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Memorable
  • I'm Ok but ...
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Dear Imamku
  • Fading Out Flickers
  • IF YOU
  • Sekali Lagi (End)
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido