Yell in a Silent

Yell in a Silent

  • WpView
    Reads 881
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 15, 2017
Namaku Kirei, yang artinya "Indah". Tapi hidupku ini tidaklah indah sebagaimana namaku. Aku bernafas, aku hidup, layaknya manusia pada umumnya. Tampilanku biasa, tiada suatu pun yang spesial, yang mana bisa membuatmu betah melihatku lama-lama, dara yang standar. Namaku Kirei, aku seorang yang bisu, tapi aku ingin bernyanyi. Juga tak lebih dari sebuah ranting kayu yang tergeletak di tanah, yang kemudian ada seorang membawaku. Bukan berterimakasih, justru aku berharap yang lebih daripadanya. Inilah aku, Kirei, hidupku tak seindah namaku. Dan aku menginginkan hal lebih dari apa yang terbatas padaku. "DASAR MAKHLUK TAK SADAR DIRI!"
All Rights Reserved
#232
teeneger
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • Coincidence
  • Dear Imamku
  • Memorable
  • ARAVIER [ON GOING]
  • Sekali Lagi (End)
  • 💞Takdir Cinta💞
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Takdir (Bukan) Pilihan
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines