Yell in a Silent

Yell in a Silent

  • WpView
    Reads 881
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 15, 2017
Namaku Kirei, yang artinya "Indah". Tapi hidupku ini tidaklah indah sebagaimana namaku. Aku bernafas, aku hidup, layaknya manusia pada umumnya. Tampilanku biasa, tiada suatu pun yang spesial, yang mana bisa membuatmu betah melihatku lama-lama, dara yang standar. Namaku Kirei, aku seorang yang bisu, tapi aku ingin bernyanyi. Juga tak lebih dari sebuah ranting kayu yang tergeletak di tanah, yang kemudian ada seorang membawaku. Bukan berterimakasih, justru aku berharap yang lebih daripadanya. Inilah aku, Kirei, hidupku tak seindah namaku. Dan aku menginginkan hal lebih dari apa yang terbatas padaku. "DASAR MAKHLUK TAK SADAR DIRI!"
All Rights Reserved
#139
teeneger
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Imamku
  • ARAVIER [ON GOING]
  • IF YOU
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • You're Here, But Not For Me
  • Full Of Scratches
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • I'm Ok but ...
  • Antara aku dan dunia
  • Sekali Lagi (End)

Dear Imamku Aku wanita biasa yang tengah berjuang mencintaimu dengan cara yang luar biasa. Ketika akad terucap, dan saat itu pula kuputuskan untuk melabuhkan cintaku padamu. Besar harapanku kita bisa bersama membangun mahligai rumah tangga menuju Syurga-Nya. Bersama-sama menuju dermaga mengendalikan bahtera dan kau sebagai Nahkoda; penuh canda tawa bahagia bersama anak-anak kita. Namun, ketika angan melambung jauh menuju langit, terpaan angin topan disertai badai menghancurkan sebuah angan-angan yang penuh kebahagiaan. Adriana Herland Fathina Satu nama yang ternyata sudah lama mengisi ruang hatimu. Bahteranya akan mengajakmu menjadi nahkoda menuju dermaga. Terima kasih sudah mengizinkanku untuk sekadar singgah di bahteramu. Selamat menempuh perjalanan menuju dermaga bersama kelasi yang menurutmu mampu membantu. "Kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga, walau bahagiamu tidak bersamaku." -Azkira Tazkia Haura

More details
WpActionLinkContent Guidelines